Jateng Usulkan Pos Lalu Lintas Ternak di Tol Trans Jawa

Jateng Usulkan Pos Lalu Lintas Ternak di Tol Trans Jawa
Program Pelayanan Kesehatan Hewan Ternak Terpadu ini dilaksanakan oleh Dinas Dinas Pertanian dan Peternakan.
/ WBP Jumat, 12 Juli 2019 | 14:22 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mengusulkan adanya pos lalu lintas hewan ternak di daerah perbatasan, terutama di jalan Tol Trans Jawa guna mencegah penyebaran penyakit hewan yang berbahaya bagi manusia.

"Di pos tersebut, hewan-hewan ternak yang masuk ke Jawa Tengah divaksinasi dan diperiksa kesehatannya," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jawa Tengah, Lalu Muhammad Syafriadi, di Semarang, Jumat (12/7/2019).

Menurut dia, belum adanya pos lalu lintas ternak di daerah perbatasan, termasuk jalan Tol Trans Jawa menjadi celah keluar masuknya hewan tanpa melalui pemeriksaan. Selain itu, hal ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku jual beli hewan peliharaan, seperti anjing, untuk bebas melintas. Terlebih mereka selama ini selalu menghindari pos lalu lintas ternak. "Dengan adanya tol, menyebabkan hewan yang diperjualbelikan lintas provinsi tidak terdeteksi," kata  Lalu Muhammad Syafriadi.

Pihaknya sedang meminta kepada pengelola jalan tol untuk diberikan tempat. "Nanti kami akan tempatkan mobil yang bisa mengawasi lalu lintas ternak," ujar Lalu Muhammad Syafriadi.

Lalu Muhammad Syafriadi berharap pengelola jalan tol segera merespons usulannya guna mencegah penularan penyakit yang disebabkan hewan ke manusia. Apalagi dari 1.400 patogen yang dibawa hewan, 70 persen di antaranya bisa menular ke manusia.

"Keberadaaan Tol Trans Jawa memang memudahkan distribusi barang dan jasa, termasuk keluar masuknya hewan ternak. Sayangnya, belum ada pos lalu lintas ternak yang berlokasi di ruas Tol Trans Jawa, khususnya di wilayah Jawa Tengah," kata Lalu Muhammad Syafriadi.



Sumber: ANTARA