Presiden Sarankan UMKM Tidak Masuk ke Produk Massal

Presiden Sarankan UMKM Tidak Masuk ke Produk Massal
Ilustrasi UMKM. ( Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho )
/ WBP Jumat, 12 Juli 2019 | 14:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyarankan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor, tidak masuk ke sektor produk massal. Pasalnya, akan kalah bersaing dengan produk massal dari negara-negara yang sudah memproduksinya.

"Jangan masuk yang mass product, itu bersaing kita kalah dengan negara-negara yang sudah memproduksi secara massal," kata Presiden Jokowi kepada wartawan di sela pameran Karya Kreatif Indonesia 2019 di Jakarta Convention Center, Jumat (12/7/2019).

Kepala Negara mengatakan hal itu menanggapi program UMKM Indonesia masuk pasar internasional di tengah pelemahan pasar dunia. "Enggak semua melemah. Sebetulnya kan pasar-pasar tertentu itu masih banyak peluang," kata Presiden didampingi Gubernur BI Perry Warjiyo, Seskab Pramono Anung dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan, UMKM Indonesia memiliki peluang besar masuk pasar global khususnya produk handycraft atau produk yang penuh dengan keterampilan tangan. "Kekuatan kita ada di situ. Coba dilihat produk-produk yang ada di sini. Semuanya kelihatan kelasnya. Masuknya di situ. Kalau UKM kita masuknya ke produk-produk massal, ya kalah dengan barang-barang dari negara lain," kata Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden memuji langkah Bank Indonesia dalam membina dan mengembangkan produk-produk UMKM Indonesia hingga masuk pasar ekspor. "Saya melihat ada lompatan dari sisi kualitas, baik kemasan, dan upaya membangun brand. Saya lihat bagus, kemudian desain berubah sangat drastis dan mulai dimasukkan ke marketplace, ke pasar digital," kata Presiden Jokowi.

Ia berharap makin banyak produk yang masuk pasar internasional termasuk melalui saluran digital. "Cara-cara yang dilakukan BI ini sangat bagus, saya lihat ada seleksi. Ada yang menguratori, memang prosesnya seperti itu sehingga ketemu produk-produk premium, produk dengan kualitas tinggi sehingga dijual dengan harga berapa pun orang akan senang," kata Presiden Jokowi.

Mengenai dukungan infrastruktur digital, Jokowi mengatakan saat ini seluruh daerah di Tanah Air sudah tersambung semua. "Memang belum secepat yang kita ingin, tapi paling tidak seluruh Tanah Air sudah tersambung," kata Jokowi.



Sumber: ANTARA