PLTA Rajamandala Diresmikan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PLTA Rajamandala Diresmikan

Jumat, 12 Juli 2019 | 17:43 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / FMB

Cianjur, Beritasatu.com - Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Rajamandala merupakan bentuk nyata upaya PT PLN (persero) meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Pembangkit berkapasitas 1x47 megawatt (MW) ini menggunakan air keluaran dari PLTA Saguling. Adapun investasi proyek ini mencapai US$150 juta. Pembangkit ini terletak di Kampung Bantarcaringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Sistem operasi PLTA Rajamandala berkarakter load follower yang artinya pengoperasian Rajamandala tergantung dari Saguling. Air keluaran Saguling itu kemudian masuk ke terowongan sepanjang 174 meter. Namun tidak semua air Saguling diserap Rajamandala. Hanya dibutuhkan debit air sekitar 168 meter kubik/detik yang menghasilkan daya 47 MW.

Pembangunan Rajamandala berlangsung selama tujuh tahun lalu sejak 2012 melalui kerja sama antara anak perusahaan PLN Indonesia Power (IP) dengan Kansai Electric Power Corp Japan (KEPCO) menjadi PT Rajamandala Electric Power. Pembangkit ini sudah beroperasi secara komersial sejak Mei kemarin, tetapi baru hari ini diresmikan.

Adapun peresmian itu dilakukan oleh Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Harris serta disaksikan juga oleh Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, dan Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia Power M. Ahsin Sidqi.

Harris mengatakan kapasitas eksisting PLTA saat ini mencapai 6.256 MW. Kehadiran PLTA Rajamandala meningkatkan kapasitas terpasang. Selain itu Rajamandala menambah porsi bauran energi dan salah satu upaya mencapai target bauran energi 23 persen di 2025. "Rajamandala menambah pasokan PLTA menjadi 6.303 MW," kata Harris di Cianjur, Jumat (12/7/2019).

Harris menegaskan Indonesia berkomitmen dalam mengimplementasikan Perjanjian Paris (Paris Agreement) dalam rangka menurunkan emisi gas rumah kaca di atmosfer, khususnya CO2. Dengan beroperasinya PLTA ini merupakan wujud nyata PLN bersama pemerintah turut menekan emisi gas CO2. "Indonesia memiliki potensi tenaga air 75 gigawatt. Pembangkit seperti Rajamandala seperti ini bisa dikembangkan di tempat lain," ujarnya.

Sementara itu M. Ahsin menambahkan Rajamandala merupakan program pembangunan pembangkit energi terbarukan sesuai dengan Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL) PLN tahun 2019-2028. Listrik yang dihasikan Rajamandala akan memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan Jawa - Bali melalui transmisi 150 kV (kilo Volt). "PLTA ini menggunakan Penstock terbesar di Indonesia dan Spiral Case berbahan beton pertama di Indonesia, selain itu juga merupakan PLTA dengan waterway sistem labirin pertama di Indonesia dengan diameter terowongan terbesar di Indonesia," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ekosistem Indonesia Halangi Kebangkitan Industri Tekstil

Ekspor tekstil Vietnam sudah jauh melampaui Indonesia.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Pemerintah: Hanya Kantong Plastik Belanja yang Kena Cukai

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan bahwa plastik yang dikenai cukai hanya kantong plastik belanja atau lebih dikenal kantong kresek.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Ditutup Menguat ke Rp 14.007 Per Dolar AS, Rupiah Terbaik di Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.007- Rp 14.090 per dolar AS.

EKONOMI | 12 Juli 2019

128 Saham Turun, IHSG Ditutup Melemah 43 Poin

Kapitalisasi pasar (market capitalization) sebesar Rp 7.324,7 triliun.

EKONOMI | 12 Juli 2019

BI Dorong UMKM Rambah Pasar Digital

Dalam pameran KKI 2019, BI menggandeng 370 UMKM dari seluruh Indonesia.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Eropa Dibuka Menguat

Nikkei 225 Jepang naik 0,2 persen ke 21.685,9, Shanghai Stock Exchange Composite Index (SSEC) naik 0,44 persen ke 2.930,55.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Gubernur BI Minta Destry Cepat Beradaptasi

Pelantikan Destry tinggal menunggu sidang paripurna DPR dan pengucapan sumpah jabatan di Mahkamah Agung.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Presiden Sarankan UMKM Tidak Masuk ke Produk Massal

UMKM Indonesia memiliki peluang besar masuk pasar global khususnya produk handycraft.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Jateng Usulkan Pos Lalu Lintas Ternak di Tol Trans Jawa

Di pos tersebut, hewan-hewan ternak yang masuk ke Jawa Tengah divaksinasi dan diperiksa kesehatannya.

EKONOMI | 12 Juli 2019

Surplus Perdagangan TPT Terus Menurun Sejak 2010

Sebelum tahun 2010 surplus ekspor selalu diatas US$ 5 miliar, tapi hingg 2018 surplusnya berkurang hanya tinggal US$ 3,2 miliar.

EKONOMI | 12 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS