Korni Optimistis Visi Indonesia Maju Direalisasikan Jokowi

Korni Optimistis Visi Indonesia Maju Direalisasikan Jokowi
Ketua Umum Korni, Basri BK di Jakarta, Senin (15/7/2019). ( Foto: Ismewa )
Siprianus Edi Hardum / EHD Senin, 15 Juli 2019 | 20:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komite Relawan Nasional Indonesia (KORNI) mengaku optimistis terhadap Visi Indonesia 2019-2024 akan dapat direalisasikan dengan baik oleh Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk lima tahun ke depan.

“Kami percaya Indonesia akan masuk dalam jajaran 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia. Bahkan, diproyeksi pada tahun 2045 atau 100 tahun Indonesia merdeka, ekonomi kita ada di empat besar dunia,” kata Ketua Umum Korni, Basri BK di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Untuk itu, Korni mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar siap menghadapi era globalisasi dan digitalisasi. Sebab, era tersebut membawa dampak persaingan yang ketat dan perubahan yang sangat cepat.

“Jadi, kita harus adaptif, kompetitif, dan inovatif. Ini sesuai yang disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi. Kita harus meninggalkan cara-cara lama, dengan mengganti pola-pola yang lebih produktif dan efektif,” paparnya.

Maka itu, menurut Korni perlu adanya kebijakan atau langkah strategis bersama dalam mengelola organisasi, lembaga hingga pemerintahan.

“Implementasi secara sinergi dan kolaborasi itu sangat penting agar bisa tepat sasaran. Contohnya dalam melakukan deregulasi, menciptakan iklim usaha yang kondusif, dan memberikan kemudahan dalam perizinan,” ungkap Basri.

Korni pun memberikan apresiasi terhadap upaya-upaya pemerintah ke depannya, di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Misalnya, melanjutkan pembangunan infrastruktur. Ini menjadi vital karena sebagai pondasi untuk menghubungkan pembangunan dan perekenomian secara merata.

“Apalagi ditopang dengan pembangunan SDM berkualitas. Ini juga dalam rangka mengambil peluang dari momentum bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia. Pembangunan kompetensi SDM menjadi kunci daya saing Indonesia ke depan,” tegas Basri.

Di samping itu, Korni turut mendorong peningkatan investasi di dalam negeri. Tujuannya antara lain menumbuhkan kegiatan usaha sehingga dapat menyerap tenaga kerja lokal.

“Oleh karenaya, perlu pula reformasi birokrasi yang lebih sederhana. Jadi, mindset kita harus berubah untuk memberi pelayanan yang cepat dan optimal,” imbuhnya.

Korni menambahkan, target-target tersebut dapat tercapai apabila persatuan dan kesatuan bangsa terjaga dengan baik. Ini menjadi pengikat utama dalam meraih kemajuan. “Sesuai yang disampaikan Bapak Jokowi, persatuan dan persaudaraan kita harus terus kita perkuat,” tandasnya.

Basri menyampaikan, Indonesia memiliki norma-norma agama, etika, tata krama, dan budaya yang luhur. “Jadi, Pancasila adalah rumah kita bersama. Bhinneka Tunggal Ika pun tidak hanya semboyan semata, tetapi harus tertanam dalam lubuk hati dan diwujudkan dalam keseharian,” pungkasnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com