INACA Sambut Pembebasan PPN Impor Pesawat

INACA Sambut Pembebasan PPN Impor Pesawat
Ilustrasi penerbangan sipil. ( Foto: BeritaSatu Photo/Danung Arifin )
Thresa Sandra Desfika / FER Kamis, 18 Juli 2019 | 19:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengapresiasi penerbitan peraturan yang menegaskan tak ada pungutan pajak pertambahan nilai (PPN) atas impor serta penyerahan pesawat dan suku cadang hingga sewa pesawat. Hal tersebut dinilai bisa meningkatkan daya saing industri penerbangan dalam negeri.

Adapun regulasi yang dimaksud adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50/2019 tentang Impor dan Penyerahan Alat Angkutan Tertentu serta Penyerahan dan Pemanfaatan Jasa Kena Pajak terkait Alat Angkutan Tertentu yang Tidak Dipungut Pajak Pertambahan Nilai.

"Itu yang sudah INACA perjuangkan ke pemerintah sejak 2014. Kami apresiasi pemerintah akhirnya diterbitkan PP tersebut,” terang Ketua Bidang Penerbangan Berjadwal INACA, Bayu Sutanto, saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (18/7/2019).

Bayu menambahkan, dengan tidak dipungutnya PPN maka biaya operasi termasuk biaya perbaikan pesawat bisa berkurang sehingga industri penerbangan bisa lebih kompetitif.

"Setelah PP akan ada PMK (peraturan menteri keuangan) dari Kementerian Keuangan untuk implementasinya yang bersifat teknis," terang Bayu.

Dalam PP Nomor 50/2019 disebutkan yang tidak dipungut PPN tidak hanya terkait pesawat, tapi juga kapal dan kereta api (KA). Sedangkan, jasa yang diterima oleh badan usaha angkutan udara niaga nasional yang meliputi jasa persewaan pesawat udara dan jasa perawatan serta perbaikan pesawat udara, penyerahannya tidak dipungut PPN.



Sumber: BeritaSatu.com