Kemperin Dorong Wirausaha Kreatif Ikuti Program CBI

Kemperin Dorong Wirausaha Kreatif Ikuti Program CBI
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemperin), Gati Wibawaningsih, saat membuka acara Creative Talk-Bali Creative Industri Center di Surabaya, Selasa (23/7/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Selasa, 23 Juli 2019 | 20:08 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) mendorong para pelaku industri kreatif pemula di Jawa Timur (Jatim) untuk meningkatkan kapasitasnya melalui program Creative Business Incubator (CBI).

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih mengatakan, potensi industri kreatif di Jatim sangat besar. Adapun beberapa kota menjadi basis pelaku industri kreatif di Jatim seperti Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, Jember, Malang dan lainnya.

"Melalui program CBI, para pelaku industri kreatif pemula di bidang kriya dan fesyen di Jatim akan kita beri pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan bisnisnya,” kata Gati usai membuka acara Creative Talk-Bali Creative Industri Center di Surabaya, Selasa (23/7/2019).

Gati mengatakan, kegiatan Creative Talk dimaksudkan sebagai ajang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang strategi pengembangan usaha, pemasaran produk, peningkatan motivasi berwirausaha.

"Program ini sekaligus juga sebagai sosialisasi program Creative Business Incubator (CBI) kriya dan fesyen yang dilakukan oleh Bali Creative Industry Center (BCIC),” kata Gati.

Gati menjelaskan, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif subsektor kriya dan fesyen, Kemperin melalui Dirjen IKMA telah mendirikan Bali Creative Industri Center (BCIC) pada tahun 2015.

"BCIC kami hadirkan sebagai wadah bagi para pelaku industri kreatif kriya dan fesyen untuk mengembangkan usaha dalam konteks meet-share-collaborate, dimana para pelaku bisa bertemu, berbagi pengalaman dan ide kreatif sehingga pada akhirnya bisa berkolaborasi untuk menciptakan karya bersama,” tutur Gati.

Gati menambahkan, pihaknya meyakini, program CBI yang ada di BCIC mampu mencetak wirausaha muda di sektor Industri kreatif kriya dan fesyen.

"Kami sadar bahwa tantangan masa depan generasi muda semakin berat, maka dari itu kami buat program ini agar bisa mencetak wirausaha yang mampu menjadi motor penggerak industri kreatif kriya dan fesyen di masa yang akan datang,” pungkas Gati.



Sumber: Investor Daily