Target Penjualan Semen Diprediksi Kandas

Target Penjualan Semen Diprediksi Kandas
ilustrasi industri semen ( Foto: antaranews )
Leonard AL Cahyoputra / HK Kamis, 25 Juli 2019 | 20:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Semen Indonesia (ASI) memprediksi target pertumbuhan penjualan semen nasional tahun ini sebesar 3-4% kandas, seiring turunnya penjualan hingga semester I. Hingga akhir tahun, ASI memprediksi penjualan semen tumbuh 2%.

Ketua Umum ASI Widodo Santoso menegaskan, penjualan semen tahun ini tidak sebagus tahun lalu, sebesar 4,5%. Sebab, penjualan semester I-2019 turun 720 ribu ton. Dia mengakui, penjualan semester II selalu lebih bagus dibandingkan semester I. Namun, khusus tahun ini, hal itu tidak akan terjadi.

“Sebab, semester I tahun lalu, penjualan tidak minus, sedangkan sekarang turun, sehingga beban semester II adalah mengompensasi dahulu penurunan semester I. Itu sebabnya, saya pesimistis penjualan bisa tumbuh di atas 2%. Padahal, awal tahun, kami menargetkan penjualan tumbuh 3-4%, tetapi sepertinya meleset,” ujar dia di Jakarta, Kamis (25/7).

Widodo mengatakan, penjualan semen pada Juni anjlok 27,4% menjadi 2,7 juta ton. Namun, konsumsi semen pada Juni naik 12,8% secara tahunan. Widodo menduga hal tersebut disebabkan oleh libur Lebaran selama 10 hari. Selain itu, lanjutnya, konsumsi Mei turun 10% secara tahunan. Alhasil, penjualan semen semester I -2019 turun 670 ribu ton secara tahunan, dengan penjualan semen rata-rata hanya 4,9 juta ton per bulan.

Dia mengatakan, saat ini, para anggota ASI menggerakkan ekspor supaya utilisasi pabrik tidak terlalu parah. Namun, ekspor pada semester I juga tidak mencatat hasil yang memuaskan, karena baru mencapai 2,5 juta ton.



Sumber: Investor Daily