SPIL Dukung Digitalisasi Industri Pelayaran

SPIL Dukung Digitalisasi Industri Pelayaran
Marketing Manager PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), Joshua Jimmy Kai saat sosialisasi program MySPIL Points di Surabaya, Jumat (26/7/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Jumat, 26 Juli 2019 | 23:04 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) mendukung digitalisasi industri pelayaran nasional melalui layanan aplikasi MySPIL. Sejak diluncurkan pada 2016, layanan jasa pelayaran digital itu sudah memiliki 5.000 pelanggan dan diunduh lebih dari 10.000 pengguna dengan tingkat scoring kepuasan pelanggan diatas 4,6 poin.

Marketing Manager SPIL, Joshua Jimmy Kai, mengatakan digitalisasi sektor pelayaran tidak bisa ditawar lagi. SPIL merespon kebutuhan itu dengan menyediakan aplikasi berbasis platform digital, MySPIL. Kehadiran aplikasi ini, telah memindahkan layanan manual ke digital. Kalau dulu untuk keperluan booking pelanggan harus ke kantor, kini mereka cukup mengunduh aplikasi tersebut, harga, rute, nama kapal dan jam keberangkatanya sudah bisa diketahui. MySPIL juga memungkinkan pelanggan bisa memantau langsung posisi barang yang dikirim.

"Kemudahan ini membuat penetrasi pasar aplikasi ini juga sangat cepat. Hingga saat ini, pelanggan kita di 10 kota yang menjadi fokus kita sudah 80 persen beralih ke digital,” kata Joshua saat sosialisasi program MySPIL Points di Surabaya, Jumat (26/7/2019).

Adapun 10 kota itu adalah Jakarta, Surabaya, Medan, Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Batam, Bitung, Makasar dan Banjarmasin. MySPIL juga akan dikembangkan ke kota-kota lain, dimana SPIL juga membuka kantor cabangnya.

"Kita memiliki 38 kantor cabang, penetrasi pasar untuk aplikasi rute satu dengan yang lain berbeda. Kita masih punya PPR untuk pengembangan ke cabang-cabang. Ada banyak faktor yang menjadi kendala mulai sinyal, orang nggak ngerti atau nggak ada kuota. Jadi kita perlu sosialisasi lagi untuk layanan aplikasi ini," ungkapnya.

Untuk saat ini, kata Joshua, MySPIL masih akan memaksimalkan potensi di 10 kota yang ada sekarang dan terus berinovasi, misalnya program MySPIL Points untuk mengapresiasi pelanggan. Dengan program itu pelanggan SPIL bisa menukarkan poin yang dimiliki dengan voucher belanja di seluruh gerai jaringan Indomaret dan Alfamart.

"Melalui fitur MySPIL Points, para user dapat memonitor poin yang didapat, untuk kemudian bisa ditukarkan. Tidak hanya ditukarkan ke saldo GoPay, kini juga bisa digunakan menjadi voucher belanja di Indomaret dan Alfamart,” kata Joshua.

Proses mendapatkan poin didapat dari setiap tahapan yang dilakukan. Dari mulai membuat booking, membuat e-SI, e-BL dan melakukan pembayaran melalui Virtual Account. Keuntungan lain yang diberikan adalah admin dari pemilik account mySPIL akan menerima poin sebesar 50 persen dari setiap transaksi yang dilakukan di setiap tahapan.

"Jadi semakin tinggi tingkat penggunaannya, makin banyak pula poin yang dikumpulkan untuk bisa ditukarkan. Khusus di bulan Agustus 2019 nanti, kami akan lipat gandakan poin yang diperoleh oleh pelanggan," terang Joshua.



Sumber: Investor Daily