Karyawan Garudafood Donasikan Dana untuk Anak Fakir Miskin

Karyawan Garudafood Donasikan Dana untuk Anak Fakir Miskin
Direktur Pelaksana Divisi Distribusi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk(Tengah) didampingi Direktur Divisi Distribusi Peter Wiradjadja (kiri) menyerahkan bantuan dana tunai kepada Dwi Wulan Juni Tara selaku perwakilan dari Rumah Harapan Indonesia. ( Foto: Beritasatu Photo / Dina Manafe )
Dina Manafe / FER Kamis, 1 Agustus 2019 | 22:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan makanan dan minuman di Indonesia, Garudafood, mendonasikan dana bantuan untuk anak-anak kurang mampu yang tinggal di bawah naungan Rumah Harapan Indonesia. Donasi berupa uang tunai senilai Rp100 juta tersebut, merupakan hasil penggalangan dana dari seluruh karyawan dan manajemen Garudafood.

Direktur Pelaksana Divisi Distribusi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Rudi Eko, mengatakan, donasi ini merupakan bentuk rasa syukur karena kinerja positif perusahaan sebagai distributor makanan dan minuman terus berkembang serta mengalami peningkatan. Performa perusahaan yang telah ekspor ke lebih dari 20 negara dengan fokus pada negara-negara negara ASEAN, Tiongkok dan India ini diraih bukan hanya oleh kerja keras tim, tapi juga berkat doa dari karyawan serta para pemangku kepentingan di perusahaan.

"Kami mengajak seluruh karyawan menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi kepada sesama. Kami harap donasi ini dapat memberikan manfaat bagi adik-adik di Rumah Harapan Indonesia,” kata Rudi dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Selain ekspresikan rasa syukur, menurut Rudi, donasi ini juga bagian dari komitmen PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk melaksanakan tanggung jawab sosial kepada masyarakat melalui Garudafood Sehati. Garudafood sehati adalah sebuah wadah CSR PT Garudafood yang fokus pada pemberian bantuan kemanusiaan. Salah satunya adalah bantuan untuk Rumah Harapan Indonesia.

Rumah Harapan Indonesia yang didirikan oleh Valencia Mieke Randa pada tahun 2014 ini adalah rumah singgah untuk anak-anak usia 0-17 tahun yang sedang sakit dari keluarga tidak mampu. Umumnya mereka datang dari kota lain dan dirujuk untuk berobat atau rawat jalan Rumah Sakit Umum Daerah terdekat.

Rumah Harapan Indonesia memberikan fasilitas tempat tidur untuk pasien dan satu orang pendamping atau orangtua. Selain ruangan ber-AC, rumah singgah ini juga memberikan fasilitas makan gratis bagi pasien dan pendampingnya selama tinggal. Termasuk transportasi (antar-jemput) dari rumah singgah ke rumah sakit dan kebutuhan sehari-hari, seperti susu, alat mandi dan lain-lain. Dalam jangka waktu tertentu mereka juga diajak berwisata atau piknik ke tempat tempat tertentu yang terjangkau, disesuaikan dengan kondisi kesehatan para pasien.

"Kami sangat terbantu dengan adanya dukungan donasi ini,” kata Dwi Wulan Juni Tara, perwakilan dari Rumah Harapan Indonesia.



Sumber: Suara Pembaruan