Pegadaian Segera Luncurkan Gold Card

Pegadaian Segera Luncurkan Gold Card
Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak bersama Dirut Pegadaian Kuswiyoto, Dirut INKA Budi Novianto, Plt Dirut SIER Fattah Hidayat, Dirut PAL Budiman Saleh, Dirut Barata Oksarlidady Arifin, Dirut Nusameda Flora Pudji Lestari, Dirut BGR M Kuncoro Wibowo, Direktur Operasional PT Garam Hartono, Kepala Divisi Regional Jatim Perum BULOG Muhammad Hasyim, General Manager Business Harian Surya Margaretha Sandra M, Building Manager PT Suprainti Land Fajar Ferdhina Direktur Alamanda Rahardjo Tri Nugroho ST, dan Direktur Batik Jenggala Muhammad Nur Rochim usai penandatanganan kerja sama di Surabaya, Kamis (1/8/2019) malam. ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Kamis, 1 Agustus 2019 | 22:50 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Pegadaian segera meluncurkan Gold Card yang memungkinkan nasabahnya bisa berbelanja di sejumlah tempat perbelanjaan.

Baca Juga: Perkuat Pasar, Pegadaian Gandeng 12 Korporasi di Surabaya

"Berdasarkan tabungan emas yang disimpan di Pegadaian, kita akan berikan pelanggan kartu yang bisa digunakan untuk belanja ke mana-mana di sejumlah tempat perbelanjaan dengan underlying tabungan emasnya. Nanti pelanggan tinggal membayar tagihannya atau menjual emasnya untuk membayar tagihannya," ujar Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto, usai penandatanganan perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman dengan 12 perusahaan di Surabaya, Kamis (1/8/2019) malam.

Kinerja Pegadaian

Baca Juga: Pegadaian Bukukan Laba Semester I Rp 1,53 T

Menurut Kuswiyoto, peluncuran Gold Card ini selain merupakan upaya Pegadaian untuk memperkuat posisinya di segmen gadai di tanah air, untuk menambah nasabah yang tahun ini ditargetkan mencapai 12 juta nasabah, namun telah terlampaui pada Juni 2018 lalu.

"Sekarang posisi nasabah kami 12,1 juta dan kami perkirakan ada penambahan sekitar 600.000 hingga 700.000 nasabah," terangnya.

Kuswiyoto berharap, sinergi dengan 12 korporasi di Surabaya yang terdiri dari BUMN, UMK dan perusaha swasta itu akan memberi tambahan nasabah baru.

"Potensi penambahan dari sinergi dengan mereka ini sangat besar, karena mereka memiliki karyawan dan juga rekanan kerja. Kita berharap ada tambahan hingga puluhan ribu nasabah baru," ungkap Kuswiyoto.

Kuswiyuto menambahkan, saat ini industri pasar gadai di tanah air masih sangat terbuka luas yang belum tergarap. Menurutnya, ada ratusan ribu orang yang bekerja sebagai karyawan BUMN serta puluhan juta yang berprofesi sebagai pengusaha UMKM.

"Ini adalah pasar yang strategis bagi Pegadaian. Itulah sebabnya, kita melakukan sinergi dengan BUMN, UMKM dan swasta. Sinergi juga sangat penting untuk mengoptimalkan setiap kekuatan yang ada," tegas Kuswiyuto.



Sumber: Investor Daily