Hemat Anggaran, Presiden Desak Penggunaan Biodiesel B20

Hemat Anggaran, Presiden Desak Penggunaan Biodiesel B20
Ilustrasi kendaraan berat berbahan bakar biodiesel. ( Foto: Istimewa )
Novy Lumanauw / YUD Senin, 12 Agustus 2019 | 16:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri ESDM Ignasius Jonan memercepat mandatori biodiesel B20 untuk memangkas ketergantungan pada energi fosil dan minyak impor.

Presiden Jokowi mengatakan, konsistensi penggunaan bahan bakar B20 berpotensi menghemat uang negara hingga US$ 5,5 miliar per tahun.

“Ini angka yang sangat besar. Dan, tidak kalah pentingnya, penerapan B20 akan menciptakan permintaan domestik dan mengurangi ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Ia mengatakan, pemerintah ingin secepatnya penerapan B20 sehingga akan menimbulkan multiplier effect terhadap 17 juta petani, pekebun, dan pekerja di sektor kelapa sawit. Bahkan, lanjut Presiden, pemerintah juga sedang berancang-ancang untuk menerapkan B30 mulai 1 Januari 2020 mendatang.

“Saya juga ingin agar B20 ini nanti pada Januari 2020 itu sudah pindah ke B30, dan selanjutnya pada akhir 2020 sudah meloncat ke B50,” kata Presiden Jokowi.



Sumber: Investor Daily