Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Resesi Global

Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Resesi Global
Ilustrasi emas. ( Foto: Antara )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 15 Agustus 2019 | 08:50 WIB

Chicago, Beritasatu.com - Harge emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada penutupan perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (15/8), karena indeks acuan di bursa saham New York merosot tajam di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kemungkinan resesi global.

Kontrak emas berjangka paling aktif untuk penyerahan Desember melonjak US$ 13,70 atau 0,90 persen, menjadi US$ 1.527,80 per ounce.

Indeks-indeks acuan utama di pasar saham Wall Street tergelincir lebih dari dua persen, karena investor melepas saham berisiko dan beralih ke aset-aset safe haven, seperti emas.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 800,5 poin (3,0 persen) mencapai 25.479, Nasdaq composite index tergerus 242,4 (3,02 persen) mencapai 7.774, sedangkan S&P 500 index turun 85,7 (2,93 persen) mencapai 2.841. Pelemahan karena data ekonomi terbaru dari utama memicu kecemasan di kalangan investor atas perlambatan pertumbuhan dunia dan bahkan resesi.

Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa produk domestik bruto (PDB) mengalami kontraksi 0,1 persen pada kuartal kedua 2019.

Banyak analis mengaitkan penurunan pertumbuhan di Jerman dengan ketegangan perdagangan antara ekonomi-ekonomi utama dunia, karena ekonomi Jerman sangat bergantung pada ekspor.

Sementara Rabu (14/8/2019), imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun anjlok menjadi sekitar 1,60 persen, di bawah imbal hasil surat utang pemerintah bertenor 2 tahun, menandakan pertumbuhan AS yang lemah dalam waktu dekat di mata investor obligasi.

Prospek pesimistis terhadap ekonomi dunia telah mendorong permintaan terhadap emas.

Namun, dolar AS yang lebih kuat menahan kenaikan emas lebih lanjut. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,12 persen menjadi 97,93 menjelang penyelesaian perdagangan emas.

Adapun logam mulia lainnya, perak penyerahan September naik 29,5 sen atau 1,74 menjadi US$ 17,28 per ounce. Platinum pengiriman Oktober jatuh US$ 11,70 atau 1,36 persen, menjadi US$ 848,00 per ounce.



Sumber: Xinhua, Antara