Ketangguhan B30 Diuji Sepanjang 640 Kilometer Tiap Hari

Ketangguhan B30 Diuji Sepanjang 640 Kilometer Tiap Hari
Sampel bahan bakar minyak (BBM) B-20, B-30, dan B-100. ( Foto: Antara )
Rangga Prakoso / FMB Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:57 WIB

Tegal, Beritasatu.com - Iringan mobil berkelir putih yang disertai stiker kelapa sawit keluar dari sebuah wisma di daerah Lembang, Jawa Barat setiap hari pukul 03.00 WIB. Kemudian diikuti oleh tiga unit truk. Delapan unit mobil itu akan menempuh jarak sekitar 640 kilometer setiap harinya. Sementara rangkaian truk tiap harinya mengaspal sejauh 350 kilometer.

Di badan kendaraan serta kap mesin tertera tulisan Road Test Biodiesel 30 persen (B30). Kendaraan ini memang diperuntukan menguji penggunaan B30. Pasalnya B30 akan diterapkan pada 2020 mendatang. B30 merupakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang dicampur dengan bahan bakar nabati sebanyak 30 persen atau disebut Biodiesel 30 persen. Jenis bahan bakar ini merupakan program lanjutan dari sebelumnya yakni Biodiesel 20 persen (B20).

Beritasatu.com berkesempatan mengikuti langsung uji jalan kendaraan B30 tersebut dengan menumpang Mitsubishi Pajero. Dari Lembang, mobil melaju Cileunyi melalui jalan tol. Kemudian mengarah ke Nagrek-Panjalu-Majalengka-Kuningan-Ciledug, Cirebon. Dari Ciledug, iringan kendaraan memasuki tol Trans Jawa menuju Tegal. Setelah itu menuju Slawi-Guci. Sekitar pukul 13.00 WIB delapan unit sampai di kawasan wisata Guci.

Dari Lembang sampai Guci tercatat kendaraan tersebut menempuh jarak sejauh 305,7 kilometer. Jarak tempuh itu hampir separuh dari jumlah yang harus diselesaikan dalam sehari. Di Guci ada tempat untuk mengisi kembali BBM kendaraan. Sekitar 27 liter B30 dipompa ke tangki BBM kendaraan. Setelah mengisi BBM, kendaraan kembali menuju Lembang. Adapun rute yang ditempuh menuju Pemalang kemudian masuk tol Trans Jawa menuju Subang. Dari Subang kembali ke wisma yang berada di Lembang. Sementara rombongan truk melaju dari Lembang menuju– Karawang – Cipali – Subang dan kembali lagi ke Lembang.

Peneliti Uji Jalan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Indra Al Rasyid mengatakan delapan unit kendaraan yang diuji terdiri dari empat unit menggunakan B20 dan empat unit menggunakan B30. "Ini untuk perbandingan hasil dan menguji eifisiensi dari bahan bakar tersebut yang nantinya akan kita cek selanjutnya," kata Indra di Tegal, Kamis (15/8/2019).

Indra menuturkan rute uji jalan yang dilalui kendaraan dengan medan bervariasi. Ada yang berkelok-kelok disertai tanjakan dan turunan serta jalan lurus. Berbagai kontur jalan tersebut merupakan rute yang biasa dilalui oleh masyarakat. Dia menyebut total jarak yang harus diselesaikan sebanyak 50.000 kilometer untuk kedelapan unit kendaraan tersebut. Sementara untuk tiga unit truk harus menyelesaikan sebanyak 40.000 kilometer. "Setiap menyelesaikan 10.000 kilometer akan ada serangkaian pengecekan antara lain seperti filter BBM," ujarnya.

Ke-11 unit kendaraan sudah melakukan uji jalan sejak Juni kemarin. Namun jumlah kilometer yang dilalui tidak seragam. Ada yang sudah mencapai 40.000 kilometer, yakni unit Pajero. Sementara kendaraan lainnya bervariasi antara 20.000-30.000 kilometer. Ditargetkan pada pertengahan September mendatang seluruh kendaraan sudah menyelesaikan uji jalan dan hasilnya kemudian disampaikan kepada pemerintah.



Sumber: BeritaSatu.com