PP Infrastruktur Garap Pembangunan dan Pengembangan SPAM Djuanda

PP Infrastruktur Garap Pembangunan dan Pengembangan SPAM Djuanda
Kiri ke kanan: Priyanto (Direktur PT Varsha Zamindo Lestari), Didik Mardiyanto (Direktur Utama PP Infra), Sergio Conrado Barote Onate (Maynilad Water Services Inc), Haris Zulkarnaen (Direktu Keuangan PT PJT 2), I Gede Upeksa Negara (SVP-Divisi Pengembangan Bisnis PTPP) saat penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pembangunan dan pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM) Regional Ir. H. Djuanda, di Hotel Pullman, Jakarta. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. PTPP )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 19 Agustus 2019 | 10:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT PP Infrastruktur (PP Infra), melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pembangunan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Ir H Djuanda.

PT PP (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT PP Infrastruktur, melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pembangunan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Ir H Djuanda.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama PT PP Infrastruktur Didik Mardiyanto, Senior Vice President Maynillad Water Services Inc Sergio B Onate, Direktur PT Varsha Zamindo Lestari Priyatno, Senior Vice President Divisi Pengembangan Bisnis PT PP (Persero) I Gede Upeksa, dan Direktur Keuangan Perum Jasa Tirta II Haris Zulkarnain, di Hotel Pullman Jakarta, pada tanggal 13 Agustus 2019.

Keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Senin (19/8/2019) menyebutkan, perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Konsorsium MMVP (Maynilad-Metropac-Varsha-PT PP (Persero) Tbk-PT PP Infrastruktur), badan usaha investasi yang akan bertanggung jawab dalam pembangunan dan pengembangan SPAM Regional Ir H Djuanda dengan masa konsesi 30 tahun.

Adapun bentuk kerja sama yang disepakati oleh Konsorsium MMVP dan Perum Jasa Tirta II meliputi studi dan analisa ketersediaan air baku di Waduk Jatiluhur sebagai tahapan feasibilty study SPAM Regional Ir H Djuanda.

SPAM Regional Ir H Djuanda mengusung konsep KPBU Unsolicated (Prakarsa Badan Usaha) dengan lingkup investasi fisik end-to-end, kontrak berbasis kinerja untuk lingkup jaringan perpipaan dan pelayanan pelanggan.

Nantinya, SPAM Regional Ir H Djuanda akan melayani 2,8 juta penduduk daerah Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor dengan peningkatan cakupan layanan rata-rata dari 43 persen ke 55 persen, serta menambah kapasitas pasokan air ke 5 PDAM yang sudah ada, sebesar 26.000 liter per detik.



Sumber: BeritaSatu.com