Kemhub Pastikan Situasi di Bandara Sorong Terkendali

Kemhub Pastikan Situasi di Bandara Sorong Terkendali
Penumpang melewati jalur pintu 2 menuju ke pesawat di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat, 20 Februari 2016. Pembangunan terminal baru Bandara Domine Edward Osok telah rampung dan dioperasikan untuk uji kelayakan sebelum peresmian pengoperasian oleh Presiden Joko Widodo. ( Foto: Antara/Sahrul Manda Tikupandang )
Thresa Sandra Desfika / FER Senin, 19 Agustus 2019 | 15:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus melakukan pemantauan terkait kerusuhan yang terjadi di Bandar Udara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Papua, dengan terus melakukan koordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) DEO Sorong.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, menjelaskan, saat ini kondisi Bandar Udara DEO Sorong sudah dapat dikendalikan.

"Petugas gabungan telah melakukan langkah cepat dengan melakukan pengamanan dan pengendalian di Bandar Udara DEO Sorong, meski sebelumnya sekelompok massa sempat memasuki wilayah parkir kendaraan dan merusak fasilitas terminal," jelas Polana dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Senin (19/8/2019).

Polana mengimbau, kepada seluruh Unit Penyelenggara Bandar Udara dan Otoritas Bandar Udara (OBU) untuk terus meningkatkan pengawasan keamanan di lingkungan bandar udara dengan terus melakukan koordinasi dengan TNI/Polri.

"Diimbau kepada seluruh petugas bandara wajib memastikan keamanan dan keselamatan bandar udara dan penumpang, serta terus berkoordinasi dengan aparat keamanan,” tegas Polana.

Adapun kronologis kerusuhan yang terjadi di Bandar Udara DEO Sorong, pada pukul 15.05 WIT, sekelompok massa datang ke area parkir bandar udara dan merusak sejumlah kendaraan yang terparkir serta merusak beberapa fasilitas di bandara. Aparat keamanan dan petugas bandara berhasil mengamankan dan mengendalikan situasi menjadi kondusif.

Pada pukul 16.06 WIT, Maskapai Sriwijaya Rute Sorong-Makassar telah memberangkatkan penumpang menuju Makassar. Beberapa pesawat, dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan, penerbangan menuju Sorong ditunda untuk sementara.

Polana menambahkan, dengan situasi bandara yang telah kondusif, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah dan aparat keamanan TNI/Polri di wilayah Papua dan Papua Barat yang sigap dalam mengendalikan situasi.



Sumber: BeritaSatu.com