Dua Konsorsium Bersaing Garap Desain Terminal 4 Bandara Soetta

Dua Konsorsium Bersaing Garap Desain Terminal 4 Bandara Soetta
Skytrain di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. ( Foto: Antara/Muhammad Iqbal )
Thresa Sandra Desfika / FER Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura (AP) II menginformasikan proyek Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta memasuki tahap penjurian desain pada 20-21 Agustus 2019. Adapun terdapat dua konsorsium yang lolos seleksi dan kini mengikuti proses penjurian desain.

Penjurian desain tersebut, mencakup penilaian terhadap conceptual design, schematic design, design development, dan detail engineering design (DED).

Pelaksana harian (Ph) SVP of Head of Corporate Secretary and Legal AP II, Achmad Rifai, mengatakan, kawasan Terminal 4 akan dibangun di atas lahan seluas 130 hektare.

"Seluruh kebutuhan tanah sudah dimiliki oleh AP II sehingga kami targetkan proses konstruksi nantinya bisa dilakukan dengan lancar. Tanah tersebut adalah yang saat ini digunakan untuk lapangan golf, perkantoran, dan terminal kargo," ujar Achmad Rifai dalam keterangan persnya, Kamis (22/8/2019).

Achmad menambahkan, seiring dengan pembangunan Terminal 4 maka kawasan kargo akan dipindah dan dikembangkan menjadi cargo village yang juga dapat mengakselerasi pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Rencananya, lanjut Achmad, Terminal 4 dibangun dengan kapasitas sekitar 45 juta penumpang pesawat per tahun dan akan menjadi terminal terbesar di Indonesia. Saat ini terminal terbesar di RI adalah Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan kapasitas 25 juta penumpang per tahun.

Konsep desain interior Terminal 4 sendiri adalah futuristik dan mengadopsi kebudayaan lokal. Di sisi teknologi informasi Terminal 4 juga memiliki konsep smart mobility, smart enviroment, dan smart security.

Dalam mendukung smart mobility, terang Achmad, Terminal 4 memiliki self-check in counter, self-baggage drop, dan sejumlah fasilitas lainnya. Terkait smart security, Terminal 4 dilengkapi full body scanner x-ray serta smart CCTV. Sementara, untuk smart environment, Terminal 4 menjadi ecogreen airport dilengkapi sejumlah fasilitas antara lain smart grid dan intelligent building management system.

"Kami juga membuat konsep khusus terkait dengan komersial di mana memperhatikan tenant flow management dan berorientasi kepada kepuasan pelanggan," papar Achmad.

Menurut Achmad, keseluruhan konsep yang ada di Terminal 4 sangat memperhatikan seluruh proses seperti keberangkatan, check-in, kedatangan, transit, komersial, hingga transportasi publik dari dan ke terminal. "Dilengkapi juga teknologi informasi terkini, Terminal 4 akan membawa harum nama Indonesia di tingkat global," jelas Achmad Rifai.



Sumber: BeritaSatu.com