Haewon Biotech Akuisisi 49% Saham PT Layanan Medik Indonesia

Haewon Biotech Akuisisi 49% Saham PT Layanan Medik Indonesia
Managing Director Get Medik Thoriq Abror (kanan), Presiden Direktur Get Medik Hamid Mochdar (dua dari kanan), dan Chairman Haewon Biotech Inc Joseph H Jun (tiga dari kanan) memberikan keterangan terkait penandatangan kerja sama joint venture antara PT Layanan Medik Indonesia (Get Medik) dan Haewon Biotech Inc di Jakarta, Kamis (22/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Rully Satriadi )
Rully Satriadi / RSAT Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Haewon Biotech Inc prinsipal produk kesehatan dari Korea Selatan mengakuisi 49% saham PT Layanan Medik Indonesia (Get Medik), perusahaan aplikasi yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan digital, senilai lebih dari US$ 1 juta.

Akuisisi saham ini menandai peresmian kerja sama (joint venture) antara PT Layanan Medik Indonesia dan Haewon Biotech Inc dalam membangun bisnis bersama pada industri kesehatan berbasis digital melalui pengembangan platform GetMedik.

“Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan antara Presiden Direktur Get Medik Hamid Mochdar dan Chairman Haewon Biotech Inc Joseph H Jun,” ujar Managing Director Get Medik, Thoriq Abror kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Thoriq Abror mengatakan penandatanganan kerja sama joint venture ini merupakan langkah awal yang menunjukkan bahwa Get Medik dan Haewon Biotech Inc siap fokus dalam kompetisi platform digital startup industri kesehatan di Indonesia.

Disebutkan, Get Medik merupakan platform digital layanan kesehatan yang mempertemukan pasien dengan dokter dan layanan medis lainnya dalam bentuk pelayanan yang berkesinambungan. Sementara Haiewon Biotech Inc merupakan prinsipal produk kesehatan dari Korea Selatan dengan kemampuan riset dan teknologi.

“Dengan kemampuan riset dan teknologi yang dimiliki Haewon diyakini akan menjadi kolaborasi kekuatan baru yang lebih baik untuk pengembangan ekosistem riset, bisnis dan teknologi demi perbaikan kualitas pelayanan pada platform Get Medik dalam menunjang pesatnya perkembangan industri kesehatan,” kata Thoriq.

Pihaknya juga telah menyepakati untuk menguatkan misi dalam komitmen terhadap dampak sosial dari bisnis bersama ini, utamanya pada komitmen investasi sosial pada masyarakat ekonomi lemah di Indonesia agar dapat menerima akses dan kualitas pelayanan kesehatan yang layak.

“Secara khusus kami ucapkan terima kasih kepada Daeng M. Faqih yang mewakili Ikatan Dokter Indonesia yang selama masa pengembangan platform layanan sampai pada terwujudnya agenda hari ini telah berkenan melibatkan diri untuk mendukung dan memberikan arahan yang sangat membantu sampai pada rumusan akhir yang bisa kita sepakati bersama,” ujar Thoriq.

Ketika ditanya pangsa pasarnya, Thoriq menyebutkan pangsa pasarnya semua lapisan masyarakat yang belum dapat akses pelayanan kesehatan dengan baik. Menurutnya hal ini juga dapat mendukung pelayanan BPJS yang sudah ada, karena masyarakat untuk konsultasi mengenai kesehatannya tidak perlu datang ke rumah sakit, cukup melalui aplikasi ini sehingga menghemat waktu dan tenaga.

“Kerja sama ini tidak hanya semata-mata bisnis tapi diharapkan punya dampak besar untuk membantu masyarakat yang belum mendapatkan layanan kesehatan yang baik di negeri ini,” tegas Thoriq.

Ditambahkan, sesuai dengan agenda pengembangan layanan, Getmedik versi 2.0 akan segera diluncurkan pada awal kuartal 4, Oktober 2019. Dengan kolaborasi ini dan dukungan semua pihak, kami siap untuk menyajikan GetMedik 2.0 dan berharap masyarakat segera dapat memanfaatkan produk platform ini,” ujarnya.

Sementara itu Chairman Haewon Biotech Inc Joseph H Jun mengatakan sangat bangga bisa bekerja sama dengan Get Medik. Diharapkan teknologi yang dimiliki Haewon dapat menjadi kontribusi nyata untuk pengembangan platform digital kesehatan untuk membantu masyarakat di Indonesia.

Menurut Josep H Jun platform digital teknologi ini sangat cocok untuk masa depan, karena wilayah Indonesia sangat luas dan terdiri atas ribuan pulau. “Dengan kerja sama ini kita berharap dapat membantu masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik, dan dapat maju bersama-sama,” ujar Joseph.



Sumber: Suara Pembaruan