Link Net Segera Peluas Cakupan Bisnis

Link Net Segera Peluas Cakupan Bisnis
Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk, Marlo Budiman (kiri) bersama Direktur PT Fiber Media Indonesia, Budi Aditya ( kanan) usai acara penandatanganan kerja sama pemanfatan tiang tumpu, di Jakarta, 29 Agustus 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / FER Kamis, 29 Agustus 2019 | 15:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media berencana untuk memperluas cakupan bisnisnya ke sejumlah kota di Indonesia.

Presiden Direktur dan CEO Link Net, Marlo Budiman, menyampaikan, ke depannya Link Net tidak sekedar menyediakan data connectivity semata, namun juga memberikan total solution yang dibutuhkan oleh pelanggan. Total Solution ini rencananya akan langsung diberikan di tahun ini juga.

"Selama ini kan kita hanya menyajikan data connectivity saja yang dikombinasikan dengan data center dan cloud services. Dalam RUPS yang baru saja digelar, pemegang saham telah menyetujui untuk kita menambah cakupan bisnis. Jadi ke depannya kita akan menyediakan total solution, bisa jual hardware computer, software, sistemnya juga, bahkan integrasi dan juga manajemen konsultasi kepada pelanggan,” kata Marlo Budiman usai acara penandatanganan kerja sama antara PT Link Net Tbk dengan PT Fiber Media Indonesia dalam pemanfaatan Tiang Tumpu, di Arya Duta Hotel, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Dengan total solution yang ditawarkan First Media, lanjut Marlo, para pelanggan tidak perlu lagi menghubungi beberapa vendor untuk mendapatkan beberapa layanan yang dibutuhkan. Nantinya, seluruh layanan tersebut akan ditangani oleh First Media.

Di samping itu, Link Net juga akan terus melakukan ekspansi ke kota-kota baru, khususnya di Pulau Jawa. Marlo mengungkapkan, pada 2020 mendatang layanan dari Link Net akan hadir di tujuh hingga delapan kota baru di Pulau Jawa. Saat ini, Link Net sudah hadir di Jabodetabek, Surabaya dan sekitarnya termasuk Gresik, Bandung, Medan, Batam, Bali, Solo dan Semarang.

Sementara itu dari total capex sebesar Rp 1,5 trilun untuk tahun 2019, Marlo mengungkapkan sekitar Rp 1 triliun sudah digunakan untuk ekspansi ke lima kota baru dan juga di kota-kota eksisting. Saat ini, layanan First Media sudah menjangkau sekitar 2,3 juta home passed dengan target pertumbuhan 250.000 home passed per tahun. Sedangkan untuk jumlah pelanggan yang menggunakan layanan TV cable dan internet, totalnya mencapai 617.000 pelanggan.

Terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim), Marlo mengungkapkan perseroan tentunya juga akan melakukan ekspansi ke ibu kota baru tersebut.

"Tentu kita tidak akan berdiam diri. Kita tahu bahwa di sana akan dibangun pusat pemerintahan. Korporasi juga akan ada di sana. Ini akan menjadi target kita untuk menjangkau wilayah tersebut. Tetapi karena realisasinya masih tiga sampai empat tahun lagi, kita masih mengikuti ritmenya dulu,” ujar Marlo.



Sumber: BeritaSatu.com