Tech Startup Penggerak Transformasi Digital IKM

Tech Startup Penggerak Transformasi Digital IKM
Talkshow "Startup Sebagai Pendorong Transformasi Digital Industri" di Jakarta, Jumat (30/8/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 30 Agustus 2019 | 14:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) meluncurkan gerakan transformasi digital industri kecil dan menengah (IKM) dengan tech startup sebagai penyedia teknologi. Hal ini sejalan peta jalan Making Indonesia 4.0.

"IKM diharapkan berkolaborasi untuk memulai proses transformasi digital dengan bantuan startup sebagai technology provider/problem solver, di mana inovasi teknologi digital yang dihasilkan merupakan tools yang dapat menjawab kebutuhan industri,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan pada acara seminar nasional ”Startup, Tech Provider 4 IKM” di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Transformasi digital menjadi sorotan utama karena jumlah IKM di Indonesia sebagaimana disebutkan dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) berjumlah 4,4 juta unit usaha yang setara dengan 99 persen dari seluruh unit usaha industri di Indonesia. Sementara Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) melaporkan dalam Mapping & Database Startup Indonesia 2018 bahwa jumlah startup di Indonesia pada 2018 mencapai 992 startup. dari total itu, 52,6 persen atau 522 startup di wilayah Jabodetabek. "Saya yakin, tidak sedikit dari startup tersebut merupakan technology provider yang dapat menghasilkan teknologi digital aplikatif dan solutif bagi IKM untuk dimanfaatkan di lini manajerial, produksi, maupun pemasaran," ujar Airlangga Hartarto.

Melalui kebijakan serta pelaksanaan program pembinaan, Kementerian Perindustrian mendukung IKM dalam menyiapkan diri untuk melakukan transformasi digital, serta mendorong startup teknologi untuk lebih banyak lagi hadir dalam memberikan inovasi teknologi yang tepat kepada IKM.

Selain itu, dunia industri memanggil para akademisi, peneliti, startup, science techno park, untuk bersama-sama membangun industri kecil dan menengah lebih berkelas melalui program startup 4 industry.

Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menyampaikan, bahwa seminar nasional ”Startup, Tech Provider 4 IKM” merupakan langkah dalam mewujudkan Making Indonesia 4.0 Startup 2019. "Acara seminar nasional ini diselenggarakan untuk mensosialisasikan gerakan transformasi digital di Industri Kecil dan Menengah (IKM)," ungkap Gati Wibawaningsih.

Acara ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan IKM untuk melakukan transformasi digital menuju industri 4.0 dan menguatkan keberadaan dan peran startup teknologi sebagai technology provider bagi IKM.

Selain itu, memunculkan dan membagi kisah sukses implementasi teknologi digital di IKM agar menjadi stimulan bagi lKM lainnya, dan yang tidak kalah penting yaitu pemerintah, dalam hal ini Ditjen IKMA, mendapat masukan terkait kebutuhan pembinaan startup di bidang teknologi industri 4.0 ke depan.

Adapun rangkaian program ”Startup 4 Industry 2019” antara lain talkshow yang menghadirkan pembicara dari Alpha JWC Ventures, Schneider Indonesia, Asosiasi Cloud Computing Indonesia. Selain itu, peluncuran program startup 4 industry, dan juga seminar praktisi teknologi yang terbagi menjadi dua kelas, yakni cloud practitioner oleh Amazon Web Services dan Artificial Intelligence of Things oleh lntel.

Kemudian, Tech Link atau business matching antara IKM dengan startup yang akan dilaksanakan di Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Makassar, Medan, Tangerang dan Bekasi pada 31 Agustus hingga 18 September 2019. "Program Startup 4 Industry ini diharapkan dapat mengkatalisator proses transformasi digital di IKM yang berbasis pada pemecahan masalah demi terwujudnya IKM unggul untuk masa depan industri Indonesia yang lebih baik," kata Gati Wibawaningsih.



Sumber: BeritaSatu.com