ITDC Gandeng Indah Karya Kembangkan PLTB di Mandalika

ITDC Gandeng Indah Karya Kembangkan PLTB di Mandalika
Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Abdulbar M Mansoer (kedua kanan) dan Direktur PT Indah Karya Nel Adianto (kedua kiri) didampingi Direktur ITDC Ngurah Wirawan (kiri) dan Direktur Indah Karya Ety Silviawati (kanan), memperlihatkan naskah naskah MOU dan HOA yang telah ditandatangani dalam rangka pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), di kantor pusat ITDC, Jakarta, Kamis (5/9/2019). ( Foto: ANTARA FOTO / Ganet Dirgantoro )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 6 September 2019 | 21:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dapat beroperasi sebelum penyelenggaraan MotoGP 2021 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pengembangan PLTB ini dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MOU) dan head of agreement (HOA) dengan PT Indah Karya, di kantor pusat ITDC, Jakarta, Kamis (5/9/2019)

Baca Juga: ITDC Pastikan Persiapan MotoGP Mandalika Sesuai Rencana

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer, mengatakan, pengembangan PLTB ini merupakan hasil sinergi dengan PT Indah Karya, sebagai BUMN yang bergerak di bidang konsultan teknologi.

"PLTB ini merupakan bagian program pemerintah untuk mencapai bauran energi baru dan terbarukan sebesar 23 persen tahun 2025, sekaligus mewujudkan Mandalika sebagai kawasan pariwisata ramah lingkungan," kata Abdulbar dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Abdulbar mengatakan, kerja sama ini untuk mempercepat pengembangan, pembangunan dan investasi energi baru terbarukan (EBT) di KEK Pariwisata Mandalika. Pemanfaatan teknologi EBT di Mandalika, selaras konsep pengembangan eco tourism salah satunya dalam bentuk penerapan infrastruktur ramah lingkungan.

"Sebelumnya, kami telah mengoperasikan instalasi pengolahan air bersih menggunakan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) dengan kapasitas produksi air bersih berkapasitas 3.000 m3/hari guna memenuhi kebutuhan air bersih di KEK Mandalika sejak November 2016," tandas Abdulbar.

Direktur Utama PT Indah Karya, Nel Adianto, mengatakan, melalui perjanjian ini, ITDC dan Indah Karya bersepakat untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di KEK Mandalika melalui pemanfaatan PLTB.

"PLTB yang akan dibangun di Mandalika nantinya menggunakan teknologi terkini yang mampu menghasilkan listrik meskipun kecepatan angin hanya mencapai 5,5 meter per detik. Kami juga sepakat dengan ITDC untuk membangun instalasi PLTB Mandalika yang siap mendukung ajang balap motor kelas dunia MotoGP di Mandalika tahun 2021,” kata Nel Adianto.

Berdasarkan perjanjian, ITDC akan menyediakan lahan untuk PLTB. Sementara, Indah Karya akan melakukan investasi pembangunan wind turbine generator dengan nilai investasi mencapai Rp 90 Miliar. Selain investasi, Indah Karya juga akan menyediakan teknologi, sumber daya pendukung pembangunan, serta pengoperasian wind turbine (generator turbin angin) tersebut.

"Nantinya, teknologi ini akan dikelola Indah Karya serta energi listrik yang dihasilkan akan dimanfaatkan untuk keperluan di KEK Mandalika," kata Nel Adianto.



Sumber: BeritaSatu.com