Olah Label Plastik Bekas, Danone Aqua Kerja Sama dengan Re>Pal

Olah Label Plastik Bekas, Danone Aqua Kerja Sama dengan Re>Pal
Ki-ka Stephen Bowhill Chief Executive Officer Re>Pal, Vera Galuh Ukraina VP General Secretary Danone Indonesia dan Karyanto Wibowo Sutainable Development Director, Danone Indonesia usai penandatangan kesepakatan ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Kamis, 12 September 2019 | 22:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Danone Aqua, perusahaan yang telah tersertifikasi B Corp, menandatangani Nota Kesepahaman dengan Re>Pal Indonesia, anak perusahaan dari Range International (ASX: RAN), untuk mengolah label plastik bekas berbahan Poly Propylene menjadi palet.

Dengan nota kesepahaman ini, Danone Aqua akan memasok label plastik bekas dari fasilitas pemilahan botol bekas di Pasuruan - Indonesia yang dioperasikan oleh mitranya. Danone Aqua diharapkan dapat memasok label plastik bekas ke Re>Pal yang kemudian akan digunakan hingga mencapai sebanyak maksimum 25 persen untuk palet yang mereka buat. Re>Pal akan memastikan ketahanan dan kualitas hasil produk tersebut dan Danone Aqua selanjutnya akan terus memonitor kelayakan dari penggunaan palet Re>Pal di seluruh daerah opersionalnyanya di Indonesia.

Danone Aqua akan memasok label plastik bekas dari fasilitas pemilahan botol bekas di Pasuruan - Indonesia yang dioperasikan oleh mitranya telah menjadi pionir dalam mengimplentasikan model ekonomi sirkular selama bertahun-tahun dan kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen Danone Aqua melalui gerakan #BijakBerplastik untuk mengatasi tantangan sampah plastik di Indonesia dengan mengumpulkan lebih banyak plastik daripada yang digunakan pada tahun 2025. Danone Aqua juga mempromosikan upaya kolaboratif untuk menemukan solusi yang inovatif terhadap masalah sampah plastik di Indonesia sehingga dapat mendukung tujuan pemerintah Indonesia untuk mengurangi 70 persen sampah plastik di lautan pada tahun 2025.

Selain itu, Danone Aqua juga berkomitmen untuk menjadikan seluruh kemasannya 100 persen dapat digunakan kembali, dapat terurai atau dapat didaur ulang pada tahun 2025 melalui berbagai inisiatif pengumpulan, pendidikan, dan inovasi kerjasama dengan berbagai mitra.

“Masalah sampah plastik bukanlah sesuatu yang dapat kita atasi sendiri, itulah sebabnya kami mengembangkan kemitraan inovatif dengan berbagai pemangku kepentingan di seluruh rantai operasional kami – seperti apa yang kami lakukan bersama Re>Pal untuk membangun ekonomi sirkular kemasan sesuai dengan visi Danone ‘One Planet. One Health’. Kami telah bekerjasama dengan Re>Pal selama beberapa tahun dan kami senang bahwa mereka telah berhasil menguji coba label Aqua kami untuk dapat menjadi salah satu komponen pembuatan palet Re>Pal," ujar Corine Tap, Presiden Direktur - Danone Aqua,.

“Dalam kolaborasi ini, kami akan mencari area lain di mana teknologi Re>Pal dapat membantu kami dalam mendaur ulang kemasan menjadi palet yang dapat kami gunakan pada seluruh unit bisnis kami,” tambah Corine.

Terkait kerja sama ini, Stephen Bowhill, Chief Executive Officer Re>Pal menyebut sesuatu yang luar biasa. :"Saya senang palet kami bisa menjadi rumah bagi label plastik bekas yang digunakan Danone Aqya. Model ini adalah sesuatu yang kami ingin kembangkan dengan perusahaan multinasional lainnya karena saat ini banyak perusahaan yang kesulitan untuk mendaur ulang sampahnya, dimana mereka juga menggunakan palet produksi kami. Kami juga berharap agar dapat bekerja sama dengan Danone Aqua untuk mengembangkan jenis atau produk baru berbahan dasar sampah plastik," kata Stephen.



Sumber: BeritaSatu.com