Wapres: Sektor Transportasi Harus Ikuti Perkembangan Teknologi

Wapres: Sektor Transportasi Harus Ikuti Perkembangan Teknologi
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri pembukaan pameran “Indotrans Expo 2019” yang digelar oleh Kementerian Perhubungan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, 13 September 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / WBP Jumat, 13 September 2019 | 15:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membuka pameran transportasi “Indotrans Expo 2019” yang digelar Kementerian Perhubungan (Kemhub) di Jakarta Convention Center (JCC) pada 13-15 September 2019 dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2019.

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menengaskan bahwa transportasi memiliki peranan penting dalam mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau.

“Alat transportasi yang ada, mulai dari bus, mobil, kereta api, pesawat dan kapal laut, semuanya memegang peranan penting dalam mempersatukan bangsa. Kita ini negara kepulauan, maka dengan transportasi laut dan udara lah kita dipersatukan," kata Jusuf Kalla saat pembukaan Indotrans Expo 2019, Jumat (13/9/2019).

Wapres JK menegaskan, negara Indonesia memiliki transportasi yang paling lengkap mulai dari moda transportasi di sektor darat, laut, udara, dan perekeretaapian. “Maka dari itu, kita harus betul-betul rencanakan dengan keahlian yang baik. Semua sistem ada peranannya dalam transportasi, mulai dari Pemerintah sebagai regulator, BUMN, swasta, dan koperasi," ucap Jusuf Kalla.

Wapres JK juga meminta sektor transportasi agar dapat mengikuti perkembangan teknologi, sehingga tercipta sistem transportasi yang semakin baik. Wapres mencontohkan kolaborasi yang saat ini mulai dijalankan antara penyelenggara transportsi online dengan penyelenggara transportasi yang sudah lebih dahulu hadir. “Teknologi yang berkembang jangan kita tolak, namun harus kita kolaborasikan agar tercipta sistem transportasi yang baik," imbuh Jusuf Kalla.

Terkait Indotrans Expo 2019, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, acara kali ini diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya pameran transportasi yang diikuti oleh instansi dan perusahaan di sektor transportasi, hingga Konferensi Harhubnas.

“Acara ini digelar untuk memperkenalkan apa yang sudah kita lakukan di dunia transportasi. Tapi yang juga penting, kita bisa menjelaskan secara lebih lugas apa yang dilakukan oleh masing-masing sektor. Katakan tahun ini kita melakukan kegiatan pemberdayaan, mengupayakan sekolah yang lebih intensif. Berikutnya kita juga memperkenalkan Gesit, taksi (bertenaga listrik), dan sektor-sektor lain yang memberikan satu informasi. Harapannya sektor transportasi bisa lebih unggul dan melayani masyarakat dengan lebih baik,” kata Menhub Budi.

Untuk tema Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2019 adalah "Merajut Nusantara Membangun Bangsa, Bakti Nyata Insan Perhubungan, Untuk Indonesia Unggul, Indonesia Maju". Sesuai dengan tema tersebut, menurut Budi peringatan Harhubnas Tahun 2019 ini menjadi momentum yang baik untuk dapat merefleksikan kembali bagaimana kontribusi para insan transportasi dalam membangun transportasi yang lebih baik lagi.

“Bukan hanya melihat apa yang sudah kita bangun dan kita berikan kepada masyarakat, namun juga apa saja yang sebetulnya dibutuhkan oleh bangsa Indonesia, sehingga kita menjadi lebih bermanfaat bagi masyarakat," kata Menhub Budi.

Ia menambahkan, peringatan Harhubnas juga menjadi momentum yang baik baik Kemenhub bersama stakeholder sektor transportasi, untuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan daya saing SDM sektor transportasi yang saling bersinergi bersama dengan stakeholder dan masyarakat, dalam mewujudkan transportasi yang selamat, aman dan nyaman bagi rakyat Indonesia.

"Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam upaya peningkatan kualitas SDM sektor transportasi yaitu perubahan mindset dan kapabilitas menghadapi era digital atau Revolusi Industri 4.0," tambah Menhub Budi.



Sumber: BeritaSatu.com