Dampak Kabut Asap, Garuda Batalkan 12 Penerbangan

Dampak Kabut Asap, Garuda Batalkan 12 Penerbangan
Pesawat-peswat Garuda parkir di Bandara Soekarno-Hatta. ( Foto: istimewa )
Thresa Sandra Desfika / FER Minggu, 15 September 2019 | 19:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Maskapai Garuda Indonesia membatalkan sedikitnya 12 penerbangan di sejumlah sektor penerbangan domestik, Minggu (15/9/2019), sehubungan dengan dampak kabut asap yang mengakibatkan jarak pandang penerbangan menjadi terbatas.

Kebijakan pembatalan penerbangan tersebut, sejalan dengan komitmen maskapai untuk senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, M Ikhsan Rosan, mengungkapkan, keputusan tersebut mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan khususnya dengan jarak pandang penerbangan yang terbatas yang berisiko terhadap keberlangsungan operasional penerbangan.

"Lebih lanjut, untuk memastikan kesiapan dan keselamatan operasional penerbangan, sejumlah penerbangan Garuda Indonesia turut mengalami keterlambatan maupun pengalihan penerbangan," ujar Ikhsan.

Ikhsan menambahkan, berbagai antisipasi tersebut juga turut berdampak terhadap sejumlah rotasi penerbangan. Untuk itu pihaknya mengimbau penumpang untuk melakukan pengecekan secara berkala jadwal penerbangan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, kami juga telah mempersiapkan upaya mitigasi untuk penanganan penerbangan yang terdampak termasuk penanganan penumpang," katanya.

Selain membatalkan 12 penerbangan, lanjut Ikhsan, Garuda Indonesia juga melakukan pengalihan penerbangan untuk penerbangan GA 550 Rute Jakarta - Palangkaraya menjadi Jakarta - Balikpapan yang kemudian melanjutkan penerbangan ke Jakarta.

"Dengan situasi ini, seluruh penumpang Garuda Indonesia yang terdampak pembatalan jadwal penerbangan Garuda Indonesia diberikan pilihan untuk mengubah jadwal penerbangan (reschedule). Selain itu, penumpang juga diberikan pilihan untuk melakukan re-route atau melakukan refund sesuai dengan ketentuan yang berlaku," terang Ikhsan.



Sumber: BeritaSatu.com