Jokowi Minta Pengusaha Waspadai Revolusi Konsumen

Jokowi Minta Pengusaha Waspadai Revolusi Konsumen
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Senin, 16 September 2019 | 21:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai akan terjadi revolusi konsumen di Indonesia pada 2020. Hal ini ditandai dengan meningkatnya masyarakat kelas menengah di Tanah Air.

Jokowi memproyeksi jumlah masyarakat kelas menengah pada tahun depan bakal naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan lima tahun lalu.

“Tahun 2020 di Indonesia akan ada 141 juta penduduk yang naik kelas, hati-hati ini,” ujar Jokowi saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (16/9/2019).

"Dibandingkan 5 tahun lalu yg jumlahnya hanya 70 jutaan, telah terjadi peningkatan lebih dari 100%," imbuh Jokowi.

Jumlah sebaran masyarakat kelas menengah juga akan semakin merata. Jokowi memperkirakan ada 54 kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki lebih dari 500 ribu penduduk kelas menengah.

Padahal, lima tahun lalu hanya ada 25 kabupaten/kota yang memiliki lebih dari 500 ribu penduduk kelas menengah.

Peningkatan jumlah masyarakat konsumen kelas menengah ini disebut Jokowi akan menjadi daya tarik bagi investasi bisnis global. Apalagi di tengah-tengah situasi perang dagang dan ancaman resesi ekonomi, maka masyarakat konsumen di Indonesia akan semakin menjadi magnet bagi para investor dunia.

"Hati-hati dengan peningkatan seperti ini. Implikasinya, revolusi konsumen akan membuat kita semakin menarik. Hati-hati. Jangan sampai yang mengambil manfaat justru dari negara lain, dari asing. Hati-hati ini," ujar Jokowi.



Sumber: BeritaSatu TV