Polusi, Polres Jakut Periksa 5 Saksi dari Pabrik Alumunium

Polusi, Polres Jakut Periksa 5 Saksi dari Pabrik Alumunium
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto melantik 9 anggota Bhabinkamtibmas di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (17/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos Roy Fajarta / WBP Selasa, 17 September 2019 | 10:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Utara memeriksa setidaknya lima saksi terkait kasus pencemaran udara dari sebuah pabrik yang sudah disegel dan dipasang garis polisi karena telah mendapatkan perhatian dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Senin (16/9/2019) pukul 13.00 WIB kemarin.

"Di wilayah Cilincing ada polusi udara yang disebabkan pembakaran arang atau peleburan aluminium. Kita memintai keterangan lima orang saksi. Salah satunya pemilik MN, serta empat pegawai lainnya KH IW, FH dan FU. Mereka masih berstatus saksi karena belum 24 jam," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto di Mapolres saat pelantikan 9 anggota baru Bhabinkamtibmas, Selasa (17/9/2019).

Ia menyebutkan pihaknya sudah melakukan investigasi apakah ada dugaan tindak pidana. Dari proses penyelidikan, Polres Metro Jakarta Utara menemukan dugaan kuat tindakan pidana UU Lingkungan Hidup dan UU Perdagangan. "Asap yang dihasilkan melebihi ambang batas baku mutu pencemaran udara yang dipersyaratkan, kita sedang periksa hasil detail nya di laboratorium. Selain itu tempatnya tidak sesuai izin peruntukan," tutur Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.

Ia mendorong Sudin Lingkungan Hidup & Sudin Perindustrian agar lebih aktif bersama pihak kepolisian memantau pabrik-pabrik di wilayah Jakarta Utara apakah telah melakukan pencemaran. "Jam 13.00 kemarin kita sudah meningkatkan dari penyelidikan ke penyidikan dengan memasang garis polisi sehingga aktivitas di lokasi belum bisa dilakukan. Kita melakukan penyitaan alat cetak limbah alumunium, aluminum mentah, mesin giling, bahan bakar, serbuk aluminium," lanjut Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.

Dalam kesempatan itu Budhi menyebutkan anggota personel Bhabinkamtibmas bertambah dari sebelumnya 43 personel menjadi 52 personel. Dimana dari enam kecamatan di kota Jakarta Utara baru kecamatan Penjaringan yang memiliki dua personel Bhabinkamtibmas di setiap kelurahannya.



Sumber: Suara Pembaruan