Lahirkan Konglomerat Baru, Hipmi Kumpulkan 100 Nama

Lahirkan Konglomerat Baru, Hipmi Kumpulkan 100 Nama
Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) terpilih periode 2019-2022, Mardani H Maming
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 20 September 2019 | 17:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Hasil Musyawarah Nasional (Munas) XVI Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi yang diselenggarakan pada 16-17 September 2019 di The Sultan Hotel Jakarta, calon ketua umum (caketum) nomor urut 4, Mardani H Maming, terpilih sebagai ketua umum yang baru menggantikan Bahlil Lahadalia. Mardani memperoleh 146 suara dari total 153 suara hasil voting yang berasal 34 Badan Pengurus Daerah (BPD) pemilih.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) 2019-2022, Mardani H Maming, bersama Ketua Umum BPD Hipmi Jaya, Afifuddin Suhaeli Kalla (Afie).

Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) terpilih periode 2019-2022, Mardani H Maming mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan 100 nama untuk diberikan sesuai dengan pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan bahwa Indonesia perlu adanya konglomerat baru. Mardani sendiri sudah menyiapkan program kerja untuk bisa melahirkan konglomerat baru dengan peningkatkan kualitas pengusaha nasional.

"Perlu lahirkan konglomerat-konglomerat baru untuk di Indonesia. Kita sebagai pengusaha apalagi bergabung di Hipmi harus menjadi pemain utama dan tuan di negeri kita sendiri. Insyallah kita akan segera berikan 100 nama untuk Bapak Presiden. Pak Jokowi minta 20 nama, kita akan berikan 100 nama pengusaha yang kompeten dan punya track record yang jelas, mudah-mudahan 100 nama ini bisa diterima semuanya oleh Bapak Presiden untuk memberikan pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia," kata Mardani kepada Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Mardani menjelaskan, dari pidato Presiden Jokowi, pihaknya akan melihat siapa saja yang memiliki peluang untuk menjadi konglomerat baru dari daerah-daerah agar adanya pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia. Selain itu, Hipmi juga menyambut baik komitmen Presiden Jokowi untuk bisa membantu pengusaha melalui pemerintahan karena konglomerat baru lahir pasti perlu adanya campur tangan pemerintah.

"Betul sekali apa yang sudah di katakan abang kami Bahlil Lahadalia, bahwa Gubernur, Bupati, Presiden hingga Menteri sudah mengalami pergantian tapi konglomerat di Indonesia masih itu-itu saja. Perlu sekali pengusaha-pengusaha muda ini bisa naik kelas karena para pengusaha daerah memiliki banyak potensi. Sinergitas antara HIPMI dan pemerintah harus semakin kuat," tegas Mardani.

CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69 ini menambahkan, peningkatkan kualitas pengusaha ini perlu dilakukan. Mardani menginginkan pengusaha yang tergabung di Hipmi bisa tumbuh bersama jika konglomerat yang sudah ada bisa memperkuat tetapi juga pengusaha-pengusaha lain bisa naik kelas menjadi konglomerat baru agar bisa menciptakan kolaborasi.

"Saya berharap pintu yang sudah di buka oleh Pak Presiden Jokowi bisa mendorong lahirnya konglomerat baru karena bagi saya sulit jika dari pemerintah tidak membuka pintu itu. Agar pengusaha muda ini bisa berkolaborasi dan menghasilkan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi secara nasional," tandas Mardani H Maming.

Sementara itu, Ketua Umum BPD Hipmi Jaya, Afifuddin Suhaeli Kalla (Afie), dalam kesempatan terpisah mengatakan, pihaknya sangat mendukung apa yang dicanangkan oleh Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H Maming, untuk memberikan 100 nama pengusaha terpilih yang akan diberikan kepada Presiden Jokowi.

Afie meyakini, Hipmi Jaya yang mempunyai anggota terbesar di Indonesia (4.000 anggota), banyak yang usahanya sudah menjadi perusahaan besar dan akan menjadi konglomerat baru.

"Hipmi Jaya siap memberikan nama-nama anggotanya untuk diberikan kepada presiden jika diminta oleh Ketua Umum BPP Hipmi," tegas Afie.



Sumber: BeritaSatu.com