Patra Jasa Raih 2 Penghargaan Revolusi Mental Award 2019

Patra Jasa Raih 2 Penghargaan Revolusi Mental Award 2019
Direktur Utama PT Patra Jasa, Hari T Wibowo, saat menerima penghargaan dalam ajang 2nd Revolusi Mental Awards BUMN 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (19/9/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Senin, 23 September 2019 | 18:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Patra Jasa meraih 2 penghargaan dalam ajang 2nd Revolusi Mental Awards BUMN 2019 yang mengangkat tema 'Transformasi Korporasi: Revitalisasi Revolusi Mental' di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Patra Jasa berhasil menjadi pemenang Gold Winner Kategori Indonesia Mandiri dan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Patra Jasa, Hari T Wibowo.

Patra Jasa

Baca Juga: Patra Jasa Siap Garap Pengembangan Kawasan

Penghargaan ini diraih Patra Jasa karena dinilai berhasil mengimplementasikan semangat gotong royong yang tertuang dalam salah satu nilai revolusi mental.

Hari mengatakan, tujuan dan makna gerakan revolusi mental Patra Jasa kedepannya adalah bersama-sama mendorong gerakan perubahan secara cepat, baik itu dari segi pola pikir, pola kerja, pola karya, yang akhirnya mengubah hidup masyarakat demi tercapainya cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Baca Juga: Patra Jasa Menggebrak Dunia Properti Indonesia

“Diharapkan dengan adanya penghargaan ini, Patra Jasa dapat menjadi perusahaan yang memajukan kinerja dan semangat masyarakat Indonesia dan dapat membawa Patra Jasa menjadi perusahaan besar yang bergerak di bidang jasa properti dan development. Ini adalah pembuktian kami sebagai Perusahaan yang dapat dipercaya oleh masyarakat,” ujar Hari dalam siaran persnya kepada Beritasatu.com, Senin (23/9/2019).

Kegiatan ini mengukur implementasi Revolusi Mental di BUMN dan Anak Perusahaan BUMN, BUMD serta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketegakerjaan, sekaligus memberikan apresiasi dan penghargaan bagi yang sudah melaksanakannya.

Proses penjurian berlangsung dua tahap, meliputi seleksi kuesioner dilanjutkan pendalaman materi melalui presentasi dan wawancara CEO di hadapan dewan juri. Dari 93 peserta yang menyerahkan kuesioner, sebanyak 62 perusahaan lolos tahap final presentasi.

 



Sumber: BeritaSatu.com