PTPP Tandatangani PPJT Tol Semarang-Demak

PTPP Tandatangani PPJT Tol Semarang-Demak
PT PP (Persero) Tbk, melakukan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Tol Semarang-Demak di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) Jakarta, Senin (23/9). Acara penandatanganan dilakukan oleh Handoko Yudianto selaku Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak bersama Danang Parikesit selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), disaksikan oleh Menpupera Basuki Hadimuljono, Menkeu Sri Mulyani, Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat, beserta jajaran manajemen. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. PTPP )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 24 September 2019 | 11:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk, melakukan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Tol Semarang-Demak di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) Jakarta, Senin (23/9/2019).

Acara penandatanganan dilakukan oleh Handoko Yudianto selaku Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak bersama Danang Parikesit selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat, beserta jajaran manajemen.

 PTPP Tandatangani PPJT Tol Semarang-Demak

Baca Juga: Pembangunan Tol Semarang-Demak Dimulai

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan proyek tol terintegrasi dengan tanggul laut ini didukung sepenuhnya oleh pemerintah, dimana PII menjadi salah satu vehicle Kementerian Keuangan (Kemkeu) untuk menjamin Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan tanggul laut dengan total nilai investasi sebesar Rp 15 triliun.

"Tol Semarang Demak juga merupakan salah satu bentuk kolaborasi dan instrumen dalam mendorong skema pendanaan KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha). Pembangunan ini diharapkan tidak hanya sukses mengatasi kemacetan dan rob, namun mampu menggambarkan reputasi negara sebagai investor friendly,” kata Sri Mulyani dalam siaran pers PTPP yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Baca Juga: PTPP Menangi Tender Proyek Tol Semarang-Demak

Penandatanganan PPJT ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Menteri PUPR Nomor PB.02.01-Mm/1347 tanggal 17 Juli 2019 mengenai Penetapan Pemenang Lelang Tol Semarang-Demak.

Adapun penandatanganan Akta Perjanjian Usaha Patungan (PUP) dan Akta Pendirian PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak telah dilakukan 7 Agustus 2019 lalu.

"Melalui penandatanganan PPJT ini, diharapkan perseroan bisa memulai proses pengerjaan pembangunan jalan tol sepanjang 27 kilometer," kata Direktur Utama PTPP (Persero) Tbk, Lukman Hidayat.

Baca Juga: Konstruksi Tol Semarang-Demak Mulai Tahun 2019

Seperti diketahui, Tol Semarang-Demak merupakan satu dari 14 ruas tol Proyek Strategis Nasional (PSN) Perpres Nomor 56 Tahun 2018. Proyek tol sepanjang 27 kilometer ini direncanakan berfungsi sebagai tanggul laut di pantai utara Kota Semarang, mulai dari wilayah Kaligawe hingga Kali Sayung di Kabupaten Demak, sehingga dapat menanggulangi banjir dan rob Kota Semarang sekaligus mengurai kemacetan Semarang-Demak.

PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak selaku badan usaha yang memenangi lelang, akan melaksanakan perencanaan, pengembangan, pembangunan dan pengelolaan Tol Semarang-Demak, dengan susunan kepemilikan saham PT PP (Persero) Tbk sebanyak 65 persen, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebanyak 25 persen dan PT Misi Mulia Metrical sebanyak 10 persen.

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Penjaminan Tol Semarang-Demak oleh Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) dan Direktur Utama Perseroan, serta penandatanganan Perjanjian Regres Tol Semarang-Demak antara Menteri PUPR dengan Plt Direktur Utama PT PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).



Sumber: BeritaSatu.com