DHL Global Forwading Luncurkan Asia Connect Plus di Indonesia

DHL Global Forwading Luncurkan Asia Connect Plus di Indonesia
DHL Global Forwarding memperkenalkan layanan multimodal terbaru Asia Connect Plus, yang akan membantu bisnis pengiriman barang menjadi lebih terjangkau dan berkelanjutan dari Indonesia ke negara Asia Pasifik, di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (15/10/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Ridho Syukro / FER Selasa, 15 Oktober 2019 | 21:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - DHL Global Forwading, penyedia jasa logistik terkemuka di dunia, meluncurkan DHL AsiaConnect Plus di Indonesia.

President Director DHL Global Forwading Indonesia Vincent Yong mengatakan, DHL AsiaConnect Plus akan membantu pengiriman berkelanjutan dan cepat ke beberapa daerah di Indonesia. Pengiriman tidak hanya di Indonesia tetapi sudah menjangkau Thailand dan Malaysia.

“AsiaConnect Plus bisa menjadi opsi baru untuk pengiriman barang-barang untuk keperluan bisnis dan bisa dijadikan pilihan bagi pengusaha untuk melalukan ekspornya. Layanan ini telah sukses di beberapa negara dan kini hadir di Indonesia untuk membantu kegiatan bisnis,” ujar Vincent Yong di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Menurut Data DHL Global, perdagangan Indonesia didominasi ekspor sebesar 58 persen dan impor sebesar 69 persen.

“Jasa ekspedisi atau pengiriman cepat sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis, dan DHL Global Forwading hadir untuk memenuhi kebutuhan bisnis tersebut,” tandas Vincent Yong.

Vincent Yong menambahkan, biaya logistik di Indonesia masih cukup tinggi karena pembangunan infrastruktur masih terbatas. Bagi DHL, infrastruktur merupakan jantung dari bisnis dan pihaknya berharap pemerintah terus membangun infrastruktur yang berkualitas.

“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi tetapi juga penurunan biaya logistik,” jelasnya.

Dari data global DHL, kata Vincent Yong, biaya logistik Indonesia termasuk tinggi untuk kawasan Asia Pasifik.

“Namun, kami optimistis dengan pemerintahan yang baru, pembangunan infrastruktur bisa ditingkatkan dan bisa mengangkat daya saing Indonesia,” pungkas Vincent Yong.



Sumber: Investor Daily