PTPN XII Sabet Dua Gelar Juara Kompetisi Teh Nasional

PTPN XII Sabet Dua Gelar Juara Kompetisi Teh Nasional
Kepala Dinas Perkebunan Pemprov Jabar Dody Firman Nugraha, Direktur Utama PTPN XII M Cholidi dan Kepala Bagian Bagian PKBL dan Umum PTPN XII Dudiek Polii pada acara pemberian penghargaan dan trofi National Tea Competition 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. PTPN XII )
Amrozi Amenan / FER Minggu, 20 Oktober 2019 | 20:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII) berhasil menyabet 2 juara Black Tea CTC (Crushing, Tearing, Curling) sekaligus pada acara kejuaraan National Tea Competition 2019 yang digelar oleh Asosiasi Teh Indonesia (ATI) dan Kementerian Perindustrian (Kemperin) di Bandung.

Masing-masing Juara I Kategori Black Tea CTC untuk Pabrik Serah Kencong PTPN XII dan Juara III Kategori Black Tea CTC untuk Pabrik Wonosari PTPN XII.

National Tea Competition 2019 merupakan kompetisi teh tingkat nasional pertama yang diselenggarakan di Indonesia. Kompetisi yang digelar pada 7-8 Oktober ini bertujuan untuk mengapresiasi dan memilih teh asal Indonesia yang berkualitas paling baik untuk jenis Teh Hitam Orthodox, Teh Hitam CTC, Teh Hijau, Teh Putih, dan Teh Wangi yang akan diikutsertakan dalam lomba Teh tingkat dunia di Korea Selatan akhir tahun ini.

Diikuti oleh 16 perusahaan yang terdiri dari 54 pabrik pengolahan Teh dan 89 sampel Teh terbaik. Untuk kompetisi ini, panitia mendatangkan Ahli Teh yang berasal dari dalam negeri dan luar negeri untuk menjadi tim penilai dan penguji mutu the agar kompetisi berjalan secara obyektif.

Tropi juara untuk PTPN XII itu diberikan oleh pantia NTI 2019 kepada Direktur Utama PTPN XII M Cholidi yang didampingi oleh Kepala Bagian PKBL dan Umum yang juga memiliki passion dan sertifikasi internasional di bidang Teh Dudiek Polii pada acara penghargaan di Bandung.

"Kemenangan yang diraih oleh PTPN XII ini merupakan hasil dari kerja keras PTPN XII selama ini dalam menjaga kualitas produk dan cita rasa serta berharap dengan adanya kompetisi semacam ini, dapat membawa produk PTPN XII khususnya teh dapat lebih mendunia lagi dan berharga tinggi," kata Direktur Utama PTPN XII, M Cholidi, kepada Beritasatu.com, Minggu (20/10/2019).

Dijelaskan, PTPN XII merupakan BUMN perkebunan yang memiliki wilayah kerja seluas 80.000 hektare yang tersebar di Jawa Timur dengan komoditi utama berupa teh, kopi, kakao dan karet. Khusus untuk komoditi teh PTPN XII membudidayakannya di 4 kebun yang dimilikinya, yakni Kebun Wonosari Malang, Kebun Bantaran Blitar, Kebun Kertowono Lumajang dan Kebun Gunung Gambir Jember dengan rata-rata produksi 2.000 ton kering per tahun.

Komoditas teh itu dibudidayakan pada ketinggian 700-1500 mdpl, juga diproses dengan Sistem Manajemen Mutu serta telah tersertifikasi HACPP (Hazard Analysist Critical Control Point), ETP (Ethical Tea Partnership), RA (Rainforest Alliance) dan Halal. Komoditas teh tersebut diekspor ke beberapa negara yakni Pakistan, Singapura, Uni Emirat Arab, Rusia, India, Iran, Inggris dan Belanda.



Sumber: Investor Daily