Hingga 2019, Kempupera Salurkan Bantuan PSU Sebanyak 119.695 Rumah Subsidi

Hingga 2019, Kempupera Salurkan Bantuan PSU Sebanyak 119.695 Rumah Subsidi
Ilustrasi rumah subsudi.
Siprianus Edi Hardum / EHD Selasa, 22 Oktober 2019 | 04:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) telah menyalurkan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk 119.695 unit rumah bersubsidi secara nasional mulai 2015 hingga 2019. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan rumah bersubsidi setiap tahunnya.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Kempupera, dalam keterangan tertulisnya, Khalawi Abdul Hamid, Selasa (22/10/2019), mengatakan, alokasi anggaran tahun 2019 untuk bantuan PSU sebesar Rp 123 miliar untuk 13.000 unit rumah bersubsidi secara nasional. "Tahun 2020 mendatang kami telah mengalokasikan dana sekitar Rp 202 miliar untuk pembangunan PSU sebanyak 22.500 unit rumah," kata Khalawi.

Salah satu yang mendapat bantuan PSU adalah Joni Ahmad, Direktur PT Mulia Realty Batindo selaku Pengembang Perumahan Bersubsidi Fantasy Residence di Kota Batam. Menurut Joni Ahmad, adanya PSU dari Kempupera sangat membantu pengembang untuk membangun rumah untuk masyarakat.

"Masyarakat pasti lebih memilih rumah bersubsidi yang jalan lingkungannya rapi. Apalagi di Kota Batam, masih banyak masyarakat yang mencari rumah bersubsidi untuk tempat tinggalnya," kata Joni.

Khalawi mengatakan, komitmen ini diwujudkan oleh Kempupera melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dengan penyaluran bantuan PSU seperti jalan lingkungan, penyediaan jaringan air bersih dan tempat pembuangan sampah terpadu kepada pengembang perumahan yang membangun perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Bantuan PSU merupakan stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR dalam rangka pencapaian target program satu juta rumah.

“Program ini merupakan perhatian pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,” kata dia.

Khalawi menuturkan, bantuan PSU ini diharapkan bisa mendorong pengembang untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi untuk masyarakat Indonesia. Selain itu, dengan dibangunnya PSU pemerintah ingin agar masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi dapat tinggal dengan lebih nyaman.

"Rumah subsidi itu dibangun untuk rakyat agar mereka bisa tinggal dengan layak. Pengembang yang menerima bantuan PSU juga harus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah khususnya rumah bersubsidi. Selain itu, kualitas rumah dan lingkungan serta fasilitas pendukungnya juga harus dijaga sebaik mungkin," kata Khalawi.



Sumber: Suara Pembaruan