Harga Minyak Menguat Dipicu Penurunan Stok AS

Harga Minyak Menguat Dipicu Penurunan Stok AS
Ilustrasi produksi minyak ( Foto: Istimewa )
/ WBP Jumat, 25 Oktober 2019 | 09:14 WIB

New York, Beritasatu.com - Harga minyak menguat pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (25/10/2019), karena penurunan persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) dan prospek penurunan produksi lebih lanjut produsen minyak utama sehingga menimbulkan kekhawatiran melemahnya permintaan global.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Desember, naik US$ 0,26 atau 0,46 persen, menjadi US$ 56,23 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember, menguat US$ 0,50 atau 0,82 persen, menjadi US$ 61,67 per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah AS menurun selama pekan yang berakhir 18 Oktober, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan pada Rabu (23/10). Menurut Laporan Status Bahan Bakar Minyak mingguan, persediaan minyak mentah komersial AS tidak termasuk BBM dalam cadangan strategisnya, turun 1,7 juta barel dari minggu sebelumnya. Padahal para analis memperkirakan peningkatan 2,2 juta barel.

Kenaikan harga minyak juga didukung bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mempertimbangkan pengurangan produksi yang lebih besar dalam pertemuan Desember mendatang, dalam upaya meningkatkan permintaan.

Pada Juli, OPEC dan Rusia, bersama anggota non-OPEC lainnya yang dikenal dengan OPEC+ sepakat memperpanjang pengurangan produksi 1,2 juta barel per hari selama sembilan bulan.



Sumber: Reuters, Antara