Jalankan Lima Program, Teten Angkat Lima Orang Ahli Jadi Staf Khusus

Jalankan Lima Program, Teten Angkat Lima Orang Ahli Jadi Staf Khusus
Teten Masduki (tengah) menjawab pertanyaan wartawan dalam acara konferensi pers di kantornya, Selasa (5/11/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Edi Hardum )
Siprianus Edi Hardum / EHD Selasa, 5 November 2019 | 17:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki akan mengangkat lima orang ahli dalam bidang Usaha Mikro Keil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi untuk menjadi staf khususnya sebagai menteri. “Saya tidak membawa banyak orang, tetapi saya akan mengangkat lima orang saja sebagai staf khusus, dan semua mereka ahli dalam bidang koperasi dan UMKM,” kata Teten saat konferensi pers di kantornya, Selasa (5/11/2019).

Teten mengatakan seperti itu ketika ditanya Beritasatu.com mengenai penyakit menteri-menteri terdahulu di banyak kementerian yang membawa “gerbong besar” yang kompetensinya tidak ada namun hanya “merecoki” kementerian dengan menjalankan jual beli jabatan eselon. “Saya akan menata dan membangun sistem kinerja yang bagus di kementerian ini. Teman-teman wartawan silahkan awasi saya,” kata Teten.

Teten mengakui, banyak orang menelepon dirinya agar orang-orang tertentu dipekerjakan di Kementerian Koperasi dan UKM. “Jujur, ada banyak yang telepon saya. Namun saya tolak. Saya hanya angkat lima orang ahli dalam bidang Koperasi dan UKM, dan hal ini telah saya beritahu ke Presiden Jokowi. Kebetulan Presiden memang meminta agar kami sebagai menteri harus bawa yang kompeten,” kata dia.

Teten mengatakan, dirinya beruntung karena teman-teman selama ini banyak berkecimpung di bidang hukum, sehingga tidak mungkin diangkat untuk dipekerjakan di Kemkop dan UKM. “Teman-teman saya di bidang hukum, sehingga tidak mungkin masuk ke sini,” kata dia.

Teten mengatakan, ada lima program yang akan dikerjakannya selama lima tahun mendatang, yakni, pertama, memperbesar produk dan jasa UMKM. Kedua, meningkatkan daya saing produk UMKM. Ketiga, memberi dukungan pembiayaan UMKM dan investasi. Keempat, pengembangan UMKM dan jasa. Kelima, memberikan kemudahan UMKM untuk terus berusaha dengan baik dan benar.

Teten berjanji, akan menjadikan Kementerian yang dipimpinnya sebagai pendamping dan advokat bagi UMKM. Ia juga berjanji berkoordinasi dengan para kepala daerah agar menghidupkan sektor UMKM, terutama di daerah-daerah pariwisata.

Sebagaimana diketahui, ada kementerian di periode pertama Jokowi yang staf khususnya diduga bekerja untuk meminta uang kepada pejabat-pejabat yang ingin mendapat eselon, mulai dari eselon IV – eselon I.

Selain itu, ruang kerja para staf khusus sebesar ruang kerja eselon I, namun mereka jarang bekerja. Mereka hanya terima tamu dari partai politik mereka. Para staf khusus ini sungguh tidak berkompeten. 



Sumber: Suara Pembaruan