Kemhub Verifikasi Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor

Kemhub Verifikasi Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor
Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ( Foto: Wikipedia )
Lona Olavia / Thresa Sandra Desfika / FER Selasa, 5 November 2019 | 18:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin siap untuk diverifikasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemhub). Verifikasi yang dilaksanakan pada 5-8 November 2019 ini, dilakukan oleh Direktorat Keamanan Penerbangan Kemhub.

Baca Juga: Angkasa Pura I Kembangkan Empat Bandara

"Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bangunan terminal, bangunan penunjang beserta fasilitas, dan perangkat di dalamnya telah aman, layak, serta memenuhi standar regulator dan siap untuk dioperasionalkan,” ujar Project Manager pembangunan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Dadang Dian Hendiana, dalam siaran persnya, Selasa (5/11/2019).

Dadang menambahkan, hasil verifikasi dari Kemhub ini nantinya akan memberikan catatan-catatan yang perlu ditindaklanjuti dan dipenuhi oleh Angkasa Pura I sebagai operator bandara.

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura (AP) I, Faik Fahmi menuturkan, proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang disiapkan untuk mengatasi permasalahan kekurangan kapasitas yang terjadi. Proyek ini terdiri dari pembangunan sisi darat yang meliputi pembangunan terminal baru dan gedung kargo serta pembangunan sisi udara yang meliputi perluasan apron.

Baca Juga: 106 Penerbangan Lion Air Terdampak Kabut Asap

Terminal baru Bandara Syamsudin Noor memiliki luas 77.569 meter persegi (m2) atau 8 kali lebih luas dibandingkan terminal lama yang hanya memiliki luas 9.043 m2.

Faik menyampaikan, beroperasinya terminal baru ini akan menambah kapasitas penumpang menjadi 7 juta penumpang per tahun atau 5 kali lebih besar dibandingkan terminal lama yang hanya dapat menampung 1,6 juta penumpang per tahun.

Adapun terminal kargo baru berkapasitas 44.000 ton per tahun dari 22.297 ton per tahun yang ada saat ini. Sedangkan, apron bertambah menjadi 129.812 m2 dan mampu menampung 16 pesawat narrow body dari yang sebelumnya hanya 80.412 m2  dan hanya dapat menampung 8 pesawat narrow body.

"Hadirnya terminal baru Bandara Syamsudin Noor ini adalah bagian dari komitmen AP I untuk terus meningkatkan layanan kebandarudaraan berstandar internasional dengan mengutamakan prinsip safety, security, services, dan compliance. Terminal baru ini diharapkan dapat menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkas Faik.



Sumber: BeritaSatu.com