4 Tahun Tol Laut, Pelni Angkut 40.310 Ekor Sapi ke Jakarta
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

4 Tahun Tol Laut, Pelni Angkut 40.310 Ekor Sapi ke Jakarta

Selasa, 5 November 2019 | 21:07 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Penugasan program kapal tol laut dari pemerintah kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni, pada 4 November telah menginjak usia 4 tahun. Pelaksanaan program tersebut, direalisasikan dengan mengoperasikan tiga trayek tol laut dari Tanjung Priok-Biak dan Tanjung Perak, Surabaya menuju NTT dan NTB, serta Tanjung Priok-Natuna.

Baca Juga: Pemda Diminta Dorong Ketersediaan Muatan Balik Tol Laut

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni, Yahya Kuncoro, mengatakan, selama 4 tahun terlibat dalam penugasan program tol laut, Pelni melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

"Pelni bangga dapat menjadi bagian dari program tol laut, sebuah program pemerintah yang memiliki visi yang sangat mulia bagi masyarakat. Kami sendiri menjalankan program tersebut mulai dari penugasan 3 trayek di tahun 2015 yang lalu, hingga bertambah menjadi 6 trayek di tahun 2016, tahun 2017, dan 2018,” ungkap Yahya Kuncoro dalam siaran persnya, Selasa (5/11/2019).

Sebagai operator, kata Yahya, Pelni tidak bergerak sendiri. Program tol laut juga melibatkan beberapa BUMN lainnya seperti ASDP, Indonesia Ferry, dan Djakarta Lloyd, serta perusahaan pelayaran swasta. Selain berkembang secara rute, program tol laut juga berkembang tidak hanya mengangkut kontainer saja, tetapi juga megangkut hewan ternak.

Baca Juga: Program Tol Laut Berhasil Tekan Disparitas Harga

Terkait hal tersebut, Pelni kembali diberikan penugasan oleh Pemerintah untuk mengoperasikan KM Camara Nusantara 1 dari Kupang, NTT menuju Tanjung Priok, Jakarta untuk mengangkut hewan (sapi) sejak 10 November 2015.

"Kapal ternak yang dioperasikan oleh Pelni dengan rute Kupang-Waingapu-Tanjung Priok-Cirebon-Kupang hingga akhir Oktober 2019 telah menjalani 14 voyage, dengan total hewan (sapi) yang diangkut sebanyak 6.748 ekor tujuan DKI Jakarta. Tahun 2019 ini, Pelni hanya diberikan penugasan untuk mengoperasikan 1 kapal," tambahnya.

Yahya menjelaskan, pada tahun 2017, terealisasikan 24 voyage dengan total sapi yang diangkut sejumlah 11.812 ekor. Sedangkan tahun 2018, Pelni mendapat penugasan sebanyak 2 kapal yaitu KM Camara Nusantara I dan KM Camara Nusantara III, di mana KM Camara Nusantara I telah mengangkut sejumlah 9.247 ekor dengan 20 voyage serta KM Camara Nusantara III yang telah mengangkut 4.977 ekor dengan 11 voyage.

Baca Juga: Pelni Kerja Sama Perawatan Kapal dengan Empat BUMN

"Selama 4 tahun mengoperasikan kapal ternak, Pelni telah menjalankan total 84 voyage dengan muatan sebanyak 40.310 ekor sapi dari Kupang menuju Tanjung Priok untuk kemudian didistribusikan ke wilayah Jabodetabek dan Bandung," jelasnya.

Kapal ternak yang ditugaskan kepada Pelni bertujuan untuk memenuhi suplai kebutuhan daging di DKI Jakarta dan wilayah lainnya (Jabodetabek). "Kebutuhan daging hampir terpusat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung dengan konsumsi tertinggi di Jabodetabek," tandas Yahya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,02 Persen

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal ini disebabkan ketidakpastian kondisi perekonomian global.

EKONOMI | 5 November 2019

Intiland Gandeng Travelio Dongkrak Okupansi Apartemen Praxis

Kerja sama dengan Travelio akan memaksimalkan potensi sewa dan investasi dari unit-unit yang ada di apartemen Praxis.

EKONOMI | 5 November 2019

Rencana Relokasi 59 Pabrik Tiongkok ke Jateng Disambut Baik

Kepala BKPM Bahlil Lahadia menyambut baik rencana 59 investor Tiongkok dari sektor industri kayu dan furnitur yang akan merelokasi pabrik mereka ke Jawa Tengah.

EKONOMI | 5 November 2019

Kemhub Verifikasi Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor

Terminal baru Bandara Syamsudin Noor diharapkan dapat menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan.

EKONOMI | 5 November 2019

PTPN Gandeng Perumnas Garap Kota Mandiri Bekala

Sekitar 30.000 unit hunian akan dibangun dan diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

EKONOMI | 5 November 2019

Terus Berinovasi, Perum Jamkrindo Bersinar di BUMN Branding & Marketing Award 2019

Berkat semangatnya untuk terus berinovasi, Perum Jamkrindo bersinar di ajang BUMN Branding & Marketing Award 2019.

EKONOMI | 5 November 2019

Masyarakat Kulonprogo Ikuti Pelatihan Wirausaha Batik

Kemnaker selenggarakan pelatihan membantik untuk masyarakat Kulon Progo.

EKONOMI | 5 November 2019

BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Terus Menurun

Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2019 sebanyak 133,56 juta orang.

EKONOMI | 5 November 2019

Jalankan Lima Program, Teten Angkat Lima Orang Ahli Jadi Staf Khusus

Menkop dan UKM akan menjalankan lima program untuk lima tahun ke depan.

EKONOMI | 5 November 2019

The Parc SouthCity Bidik Kalangan Milenial

Dalam 5 tahun ke depan, milenial akan mengalami kesulitan memiliki hunian.

EKONOMI | 5 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS