BCEE Kadin Gelar Workshop dan Konsultasi Gratis Blockchain
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BCEE Kadin Gelar Workshop dan Konsultasi Gratis Blockchain

Kamis, 7 November 2019 | 00:00 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai tindak lanjut Global Blockchain Invesment Summit 2019 pada Juli 2019, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerja sama dengan Blockchain Asia Forum meluncurkan Blockchain Center of Excellence and Education (BCEE) untuk mendorong percepatan adopsi teknologi blockchain di berbagai kegiatan usaha, tanpa terkecuali di sektor logistik dan maritim.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Logistik, Rico Rustombi, dalam keterangan persnya, Kamis (7/11/2019) mengatakan, Kadin dan BCEE juga akan melakukan advokasi implementasi teknologi blockchain di Indonesia yang saat ini masih memerlukan banyak upaya dalam pengembangannya.

"Salah satu upayanya adalah edukasi, Kadin dan BCEE mengajak pemerintah dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama mengedukasi para pelaku usaha dalam mengimplementasikan blockchain di bidang usahanya masing-masing, seperti workshop yang kita lakukan saat ini untuk sektor logistik dan maritim," ungkap Rico.


Blockchain, kata dia, merupakan salah satu teknologi revolusioner. Teknologi ini telah membawa banyak manfaat dan solusi bagi beragam jenis sektor usaha menjadi lebih berdaya saing.

Meluasnya pemanfaatan blockchain bisa terlihat dari hasil kajian salah satu Lembaga riset internasional (Juniper Research) meyebutkan bahwa, saat ini enam dari 10 perusahaan besar telah mempertimbangkan atau sedang dalam proses pemanfaatan teknologi Blockchain. Karena itu, Rico menilai blockchain merupakan tren teknologi global yang akan memainkan peran.

Dia mengatakan, saat ini para pelaku ekonomi dunia tengah gencar-gencarnya menerapkan teknologi blockchain ke dalam sistem perekonomian mereka.

Di Indonesia juga, Pemanfaatan blockchain terus mengalami pertumbuhan, sudah terlihat beberapa perusahaan sudah mulai menggunakan teknologi blockchain sebagai basis teknologi di berbagai sektor usaha seperti bidang logistik, rantai pasok, perbankan dan finansial, layanan publik, pertanian, pertambangan dan lainnya.

"Teknologi blockchain merupakan tren global yang akan berdampak besar bagi keberlangsungan bisnis kedepan, maka peluang besar ini harus kita raih" kata dia.

Menurut Rico, dalam ekonomi global, mereka yang dapat memanfaatkan sepenuhnya teknologi dan berinovasi dalam seluruh rantai nilai akan mendapatkan posisi terbaik dalam daya saing global. "Pilihan kita beradaptasi atau mati. Siapkah perusahaan kita untuk menyambut manfaat implementasi blockchain yang makin nyata saat ini,” kata dia.

Selain di sektor logistik dan maritim, Kadin dan BCEE melaksanakan workshop angkatan pertama juga di bidang pertambangan dan bidang perbankan dan asuransi. Workshop akan dilaksanakan selama 3 hari kedepan yakni 5-7 November 2019.

“Kadin menyediakan peluang bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan informasi, berdialog, bahkan berkonsultasi secara gratis dengan pakar blockchain. Untuk itu, kami menyediakan sesi khusus bagi para peserta yang serius untuk berkonsultasi secara tertutup,” ujar Rico.

Hidayat Tjokrodjojo, Wakil Ketua Komite Tetap Teknologi Informasi Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasok Kadin Indonesia menambahkan, pemahaman tentang teknologi blockchain di Indonesia masih terbatas.

Teknologi ini lebih diasosiasikan dengan mata uang kripto atau cryptocurrency seperti bitcoin. Padahal, dalam kenyataannya, teknologi ini bisa diterapkan pada berbagai bidang bisnis hingga layanan publik.

Hidayat menilai, pada aspek inilah Kadin berperan memfasilitasi edukasi pada pelaku usaha nasional. “Selain itu, workshop ini juga memberikan gambaran bagaimana teknologi blockchain diterapkan di berbagai belahan dunia dan sikap negara atau otoritas pemerintahan menghadapi teknologi ini,” kata Hidayat.

Menanggapi pernyataan tersebut, Vincent Choy, salah satu dari tiga narasumber dalam workshop menjelaskan bahwa negara-negara memiliki sikap yang berbeda dalam menghadapi teknologi ini.

Amerika Serikat memandang teknologi blockchain sebagai sesuatu ancaman yang berbahaya. Sementara itu, Tiongkok melalui Presiden Xi Jinping justru mendukung penerapan blockchain di berbagai bidang. Ada juga, negara-negara yang tidak menunjukkan sikap pasti atau netral.

“Singapura dan Indonesia bisa dianggap netral. Tapi, Singapura sedikit berubah setelah keluar pernyataan Xi Jinping yang mendukung Blockchain," kata dia.

Selain Vincent Choy, workshop ini menghadirkan dua narasumber lain yang mewakili BCEE, yakni Jonathan Oh serta Philip Wong dari The Vision Group.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini

Investor mengawasi data cadangan devisa Indonesia yang akan dirilis hari ini.

EKONOMI | 7 November 2019

Produk Baru Asetku Ramaikan Indonesia Fintech Show 2019

Terus berkembang, Asetku memperkenalkan produk pendanaan dengan tenor yang lebih lama yakni 2 bulan dan 3 bulan di Indonesian Fintech Show 2019.

EKONOMI | 6 November 2019

BRI Akan Segera Turunkan Suku Bunga Bank

BRI akan segera menurunkan suku bunga bank pasca-penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI).

EKONOMI | 6 November 2019

Jokowi Dorong Perbankan Tingkatkan Kolaborasi

Presiden Joko Widodo mendorong perbankan meningkatkan kolaborasi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

EKONOMI | 6 November 2019

Kalangan Milenial Masih Bermimpi Miliki Properti

Sebanyak 39 proyek hadir dalam Festival Properti Indonesia.

EKONOMI | 6 November 2019

Kembali Bertemu, BPK dan JAN Malaysia Perkuat Kerja Sama Bilateral

Di Pertemuan Teknis ke-19, BPK dan JAN Malaysia kembali bertukar pendapat terkait program-program yang dapat memperkuat kerja sama bilateral.

EKONOMI | 6 November 2019

Sentra Informatika dan Ultimaker Umumkan Kemitraan Strategis

PT Sentral Mitra Informatika Tbk (SMI) mengumumkan kemitraan strategis dengan Ultimaker, pemain penting 3D printing global.

EKONOMI | 6 November 2019

GMF Resmikan Pusat Kontrol Perawatan Anyar

"Berbekal teknologi teranyar, GMF terus berinovasi untuk selalu memastikan kelaikudaraan armada yang dirawat," ungkap Tazar.

EKONOMI | 6 November 2019

Jokowi Dorong Perbankan Bantu Pelaku Usaha Kecil

Presiden Joko Widodo berharap perbankan bisa membantu para pelaku usaha kecil naik kelas.

EKONOMI | 6 November 2019

Palma Serasih Bidik Dana IPO Rp 440 Miliar

Dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk meningkatkan modal di beberapa entitas anak usaha.

EKONOMI | 6 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS