Kemhub Revitalisasi 16 Terminal Tipe A

Kemhub Revitalisasi 16 Terminal Tipe A
Kemenhub Periksa Ramp Check di Terminal Bus ( Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV )
Thresa Sandra Desfika / MPA Jumat, 8 November 2019 | 17:25 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan melakukan revitalisasi 16 terminal dengan anggaran Rp 320 miliar pada tahun depan. Pada 1 Desember 2019, regulator bakal mulai membuka pelelangan tidak mengikat untuk proyek revitalisasi ke-16 terminal tersebut.

Direktur Prasarana Transportasi Darat Kemhub Risal Wasal mengungkapkan, sampai saat ini, Kemhub sudah menerima 128 dari 144 terminal tipe A yang rencananya diserahkan dari pemerintah daerah (pemda). Terminal tipe A yang diterima Kemhub itu berada dalam berbagai kondisi, baik yang masih layak digunakan maupun tidak.

"Tidak semua terminal tipe A dalam kondisi sehat. Maka dari itu, kami lakukan revitalisasi, baik yang dilakukan dengan sumber dana APBN maupun kerja sama dengan badan usaha," terang Risal di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Risal menjelaskan, pelelangan pengerjaan revitalisasi terminal itu dilakukan secara tidak mengikat mulai 1 Desember 2019. Dengan pelelangan tidak mengikat, maka apabila ada pihak swasta yang ternyata tertarik mengembangkan salah satu atau beberapa terminal, maka bisa dilakukan oleh swasta tersebut. Kemudian, anggaran negara akan digunakan untuk revitalisasi terminal lain.

Adapun 16 terminal tipe A yang akan direvitalisasi pada tahun depan, antara lain terminal di Medan (Sumatera Utara), Terminal Rajabasa (Lampung), Terminal Leuwipanjang (Bandung), dan Terminal Tirtonadi (Solo). "Untuk Terminal Tirtonadi itu nanti kita akan buat bangunan tingkatnya ke lantai 2 dan 3," papar Risal.

Risal menyampaikan, konsep pengembangan terminal tipe A ke depan akan dengan model mixed use sehingga multiguna bukan hanya sebatas terminal. Namun, untuk mendorong manfaat terminal, Kemenhub bakal menggandeng pemda sehingga turut berkomitmen mengembangkan jaringan transportasi wilayah sekitarnya.

"Jadi jangan sampai kita bangun terminal tidak laku. Karena itu kami akan minta pemda juga untuk mengembangkan jaringan transportasi daerahnya. Ini diharapkan jadi pusat ekonomi baru. Nantinya bisa dibangun hotel dan lain-lain," imbuh Risal.

Menurut dia, pihaknya juga sangat mendorong swasta ikut ambil bagian dalam pengembangan terminal tipe A. Sejauh ini, swasta banyak yang berminat, termasuk dari luar negeri. Beberapa negara yang berminat mengembangkan terminal tipe A, antara lain Korea Selatan, Malaysia, dan Jepang.

Dalam waktu dekat, lanjut Risal, pengembangan terminal tipe A di Sukabumi yang dilakukan swasta akan juga diresmikan. Dengan adanya terminal di revitalisasi itu, bukan hanya meningkatkan fungsinya tapi berdampak positif pula terhadap ekonomi sekitar karena bisa menyerap hingga 3.000 tenaga kerja.

"Di terminal di Sukabumi itu nantinya ada hotel besar, mall, dan fasilitas lainnya. Itu akan menimbulkan pekerjaan baru hingga 3.000 orang," sebut Risal.



Sumber: Investor Daily