Airlangga: Ekonomi Indonesia Tumbuh Berkualitas

Airlangga: Ekonomi Indonesia Tumbuh Berkualitas
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (kedua kanan). ( Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay )
Robertus Wardi / FER Sabtu, 9 November 2019 | 15:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengemukakan, ekonomi Indonesia mampu tumbuh berkualitas di tengah ketidakpastian ekonomi global. Hal itu tercermin dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan III Tahun 2019.

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,02 persen year-on-year (YoY) di Triwulan III-2019, melambat dibandingkan triwulan II-2019 dan Triwulan III-2018, yang tumbuh masing-masing 5,05 persen (YoY) dan 5,17 persen (YoY).

"Meski terjadi perlambatan, pencapaian ini masih lebih baik dibandingkan beberapa negara lainnya di ASEAN, di antaranya Malaysia, Thailand, dan Singapura," terang Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

Baca Juga: Pemerintah Rumuskan Program Prioritas 2020-2024

Airlangga menjelaskan, perlambatan ekonomi global merupakan tantangan yang saat ini dihadapi oleh seluruh negara di dunia. Dengan kondisi itu pertanyaan yang relevan adalah seberapa tahan perekonomian Indonesia menghadapinya.

Menurutnya, kinerja ekonomi Indonesia sepanjang Tahun 2019 cukup baik secara fundamental karena banyak negara justru mengalami perlambatan ekonomi yang lebih dalam, misalnya Tiongkok, Amerika Serikat (AS), dan Uni Eropa (UE).

Baca Juga: Menko Airlangga Dorong Integrasi Ekonomi ASEAN

Fenomena tren perlambatan pertumbuhan ekonomi sebenarnya bukan hanya dialami oleh Indonesia, namun sebagian besar negara di dunia. Bahkan, International Monetary Fund (IMF) dalam laporannya periode Oktober 2019 kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan global untuk tahun 2019 dari 3,5 persen pada laporannya di Januari 2019, turun menjadi 3,3 persen pada April 2019, dan terus merevisi ke bawah hingga ekonomi global diperkirakan hanya tumbuh 3,0 persen di tahun 2019, dalam laporannya di Oktober 2019.

Perkiraan serupa juga dilakukan oleh Bank Dunia (World Bank) yang sempat memperkirakan ekonomi global tumbuh 2,9 persen (YoY) dalam laporannya di Januari 2019, namun dalam laporan terakhirnya pada Juni 2019 diperkirakan hanya akan tumbuh 2,6 persen.

Baca Juga: Golkar Jatim Bulat Dukung Airlangga Hartarto

Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar mengemukakan, relatif baiknya kinerja ekonomi Indonesia juga tercermin dari berlanjutnya tren penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Bila pada Agustus 2015, tercatat 6,18 persen, maka pada Agustus 2017 dan Agustus 2018 turun menjadi 5,50 persen dan 5,34 persen. Data terkini Agustus 2019, TPT telah turun menjadi 5,28 persen.

"Pencapaian ini merupakan sesuatu hal yang luar biasa, karena di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat perang dagang dan konflik geopolitik, perekonomian Indonesia masih tetap tumbuh berkualitas dan stabil melalui penciptaan lapangan-lapangan kerja baru, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia," jelas Airlangga.



Sumber: Suara Pembaruan