Luar Biasa, Laba Bersih Tugu Insurance Naik 174% di Triwulan III

Luar Biasa, Laba Bersih Tugu Insurance Naik 174% di Triwulan III
Tugu Insurance berhasil meraih kenaikan laba bersih sebesar 174% di Triwulan III 2019. Pencapaian ini dijadikan sebagai motivasi agar selangkah lebih depan. ( Foto: Tugu Insurance / IST )
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 14 November 2019 | 17:34 WIB

JAKARTA, Beritasatu.com - Sebuah pencapaian luar biasa bagi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) pada Triwulan III 2019.

Pada Public Expose Tahun 2019 Tugu Insurance di gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (14/11), emiten anak BUMN PT Pertamina (Persero) yang memiliki kode saham TUGU ini memaparkan kinerja perseroannya. Serentak takjub, Tugu Insurance tercatat meraih laba bersih konsolidasian setelah hak minoritas sebesar Rp 285,90 miliar; sebuah peningkatan sebesar 174% dari Rp 104,23 miliar di tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menjelaskan, kenaikan laba bersih itu ditopang oleh peningkatan sebesar 45% pada pendapatan premi konsolidasiannya yang kini tercatat Rp 4,94 triliun dari Rp 3,41 triliun.

"Peningkatan pendapatan premi bruito ini terjadi hampir di seluruh sektor, mulai dari sektor energi, non-energi, komersil serta bisnis ritel. Selain peningkatan pada sisi pendapatan premi, Tugu Insurance juga berhasil meningkatkan kinerja hasil underwriting," jelas Indra. Secara konsolidasian, hasil underwriting konsolidasian yang sebelumnya Rp 462,26 miliar meningkat menjadi Rp 492,74 miliar.

Direktur Keuangan dan Jasa Korporat Tugu Insurance Muhammad Syahid menambahkan, peningkatan laba bersih ini tidak terlepas dari kemampuan perseroan untuk meningkatkan hasil investasi dan hasil usaha lainnya. Per 30 September 2019, hasil investasi konsolidasian sebesar Rp 273,96 miliar -- sebuah kenaikan signifikan sebesar 277% dari Rp 72,68 miliar yang didukung oleh peningkatan aset investasi. Tak hanya itu, perubahan mata uang fungsional dari USD ke IDR juga menyebabkan peningkatan ini.

"Peningkatan laba bersih konsolidasian itu juga turut dikontribusikan dari perolehan hasil usaha lainnya dengan kenaikan sebesar 44% yakni Rp 284,63 miliar dari Rp 197,34 miliar," ujar Syahid.

Karena pencapaian ini, aset Tugu Insurance melonjak 21% dari Rp 17,74 triliun menjadi Rp 21,48 triliun. Terdapat pula peningkatan ekuitas perseroan sebesar 10% dari Rp 7,45 triliun menjadi Rp 8,19 triliun. Tugu Insurance juga mencatat tingkat Risk Based Capital (RBC) 398% yang berada jauh di atas ketentuan batas minimum 120% oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Deretan penghargaan Tugu Insurance pun terus bertambah terlepas dari tantangan ketidakpastian ekonomi global. Tugu Insurance berhasil mempertahankan peringkat Global Rating A- (Excellent) dari lembaga pemeringkat global bidang perasuransian A.M. Best. Dengan kinerja keuangan, operasional bisnis dan manajemen risiko yang baik, Tugu Insurance berhasil menjadi satu-satunya perusahaan asuransi umum nasional dengan predikat ini.

Sebagai perusahaan asuransi, Tugu Insurance senantiasa menjalankan pengelolaan risiko dengan prinsip kehati-hatian baik dari aspek underwriting maupun pengelolaan investasi.

Namun bagi Tugu Insurance, prestasi-prestasi ini akan terus dijadikan sebagai motivasi untuk selangkah lebih maju. Inovasi produk dan layanan akan terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat atas kebutuhan perlindungan mereka. Setiap produk dan layanan yang dikembangkan akan selalu memperhatikan fairness, simplicity dan kecepatan. Tak hanya itu, Tugu Insurance kini berupaya optimalisasi untuk mencangkup pasar yang lebih luas seperti bank, broker ataupun perusahaan BUMN lainnya. Aplikasi T-Drive yang menekankan pada keselamatan berkendara juga akan terus dikembangkan.

“Saat ini kehadiran kami semakin mudah dijangkau oleh masyarakat luas melalui bauran saluran distribusi kami mulai dari cabang konvensional, Point of Sales and Service, Agen hingga saluran distibusi lainnya berbasiskan digital. Produk unggulan asuransi ritel Tugu Insurance juga telah tersedia di berbagai digital marketplace”, tambah Indra.



Sumber: BeritaSatu.com