Wapres: Nama BTP Belum Dibahas TPA BUMN

Wapres: Nama BTP Belum Dibahas TPA BUMN
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) berbincang dengan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diani (kedua kiri) sebelum upacara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019. ( Foto: Anara / Akbar Nugroho Gumay )
Markus Junianto Sihaloho / FMB Jumat, 15 November 2019 | 18:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyatakan rencana pengangkatan Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) menjadi petinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Itu kewenangan presiden akan menentukan," kata Kiai Ma'ruf, Jumat (15/11/2019).

Setahu dirinya, Tim Penilai Akhir (TPA) menyangkut pengangkatan BTP itu belum dibahas, sementara yang sudah dibahas adalah soal pemberhentian tujuh pejabat di lingkungan BUMN. TPA dibentuk berdasarkan instruksi presiden dan diisi oleh presiden, wakil presiden, menteri keuangan, menteri BUMN dan sekretaris kabinet.

"Pemberhentiannya iya, tetapi penggantiannya belum. Katanya sedang diproses. Kita tunggu saja," kata Kiai Ma'ruf.



Sumber: BeritaSatu.com