Sweet Sundae Raih Best of The Best Challenger DSC|X 2019

Sweet Sundae Raih Best of The Best Challenger DSC|X 2019
Sweet Sundae berhasil meraih penghargaan Best of the Best Challenger di ajang Final DSC|X 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Amrozi Amenan / FER Selasa, 19 November 2019 | 21:52 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Produsen es krim dan gelato, Sweet Sundae, berhasil meraih penghargaan Best of the Best Challenger di ajang final DSC|X 2019. Sweet Sundae merupakan satu dari 12 finalis pada perhelatan akbar kompetisi kewirausahaan DSC|X 2019.

Berkat keberhasilannya itu, Sweet Sundae mendapat hibah modal usaha sebesar Rp 220 juta ditambah penghargaan senilai Rp 50 juta, sehingga senilai total Rp 270 juta.

Para pemenang lainnya adalah Mega Siswindarto (Bronchips) yang memperoleh hibah modal usaha Rp 253 juta, Athalia Mutiara Laksmi (Hear Me) Rp 250 juta, I Gede Dangin (Astrobike) Rp 230 juta, Alfredo Dhilan (Apel Celup) Rp 197 juta, Ricky Chandra (SUNKRISPS) Rp 190 juta, dan Hadid Fathul Alam (OKE Garden) Rp 150 juta. Tujuh pemenang tersebut juga mendapat pendampingan bisnis selama 2 tahun.

Sementara itu, lima pemenang lainnya mendapatkan dana hibah masing-masing sebesar Rp 10 juta. Mereka adalah Anugrah Nurrewa (Banopolis), Galih Ruslan (kylafood.com), Anindita Pradana Suteja (Beehive Agriculture), Wendy Pratama (Lingkaran), dan Ksatriya Ananta (Cryptoscope). Dewan Komisioner DSC|X menetapkan para pemenang dalam puncak acara Final Day yang berlangsung di De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah.

Pemilik Sweet Sundae, Andromeda Sindoro, mengatakan pihaknya memasok produk es krim dan gelato ke hotel, restoran, dan kafe di sejumlah daerah. Produk tersebut diperoleh dengan cara mengolah susu sapi perah berkualitas tinggi dari peternak. Susu tersebut dibeli dengan harga yang baik dibandingkan beberapa produsen susu. Saat ini, Sweet Sundae memiliki pabrik berkapasitas 10 ton per hari. Sedangkan tempat distribusi berlokasi di Yogyakarta, Jakarta, Bali, dan Semarang.

"Sweet Sundae membutuhkan tambahan modal usaha untuk mengembangkan bisnis seiring permintaan pasar, sekaligus membantu peternak susu mendapatkan harga yang baik serta membantu pemerintah agar Indonesia bisa swasembada susu pada 2023,” katanya.

Mentor Nasional DSC|X Muhammad Aga mengatakan, babak final yang mencakup 12 besar peserta ini sangat kompetitif dari proses awal sampai akhir. Pemilik dan pengelola Sweet Sundae Ice Cream memiliki kepercayaan diri yang tinggi bahwa bisnisnya sangat bagus dan berkesinambungan.

"Andro juga membangun ekosistem di F&B, sehingga dia mendapatkan trust. Dengan adanya tambahan modal usaha, saya yakin dia bisa bersaing dengan kompetitor. Dia layak menerima penghargaan sebagai Best of the Best," kata Aga.



Sumber: Investor Daily