Holding Pelabuhan Diharapkan Terwujud Tahun Depan

Holding Pelabuhan Diharapkan Terwujud Tahun Depan
Jakarta International Container Terminal (JICT) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Foto: Antara)
Thresa Sandra Desfika / FMB Rabu, 20 November 2019 | 15:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Elvyn G Masassya menilai pembentukan holding Pelindo perlu dilakukan agar adanya standardisasi infrastruktur, operasional, serta pelayanan bagi para pengguna jasa kepelabuhanan. Saat ini, progres pembentukan holding Pelindo masih dalam tahap pembahasan dan diharapkan holding bisa terwujud pada tahun depan.

Elvyn menjelaskan, di Indonesia saat ini terdapat empat Pelindo, yakni Pelindo I, II, III, dan IV yang mengoperasikan pelabuhan di berbagai kawasan di tanah air. Menurut dia, secara prinsip bisnis, keempat Pelindo itu menawarkan hal yang sama, yakni jasa kepelabuhanan.

"Bagi pengguna jasa, mereka ingin kualitas yang sama, dia ingin standar yang sama, dia ingin biaya atau charge yang relatif sama," ungkap Elvyn G Masassya di Jakarta, Rabu (20/11).

Karena itu, lanjut Elvyn, guna memberikan pelayanan yang diinginkan konsumen itu serta menciptakan konektivitas dari Sabang hingga Merauke, maka sebaiknya Pelindo dijadikan holding.

"Saya memang punya view sebaiknya Pelindo itu dijadikan holding. Agar satu sistem, satu standardisasi operasional. Misal, Tanjung Priok 1 jam untuk angkat 30 boks, harusnya di Medan juga 30 boks per jam, di Makassar 30 boks per jam. Di Priok kedalamannya 16 meter, harusnya daerah lain juga 16 meter," imbuh Elvyn.

Lebih lanjut, Elvyn menyampaikan, solusi tercepat untuk melakukan standarisasi infrastruktur dan operasional adalah dengan holding Pelindo. Menurut dia, dengan holding akan ada kekuatan dari sisi keuangan karena menjadi satu legal entitas kemudian di bawahnya adalah bagian operasional.

"Tentu saat ini saya sedang mendiskusikan secara mendalam dengan Pak Menteri dan Pak Wakil Menteri BUMN mengenai konsep holding yang paling pas untuk saat ini dengan perkembangan yang ada," imbuh Elvyn.

Dia meyakini, holding Pelindo ini akan terealisasi dan tinggal menunggu waktu saja. "Saya juga haqul yakin Pelindo itu akan menjadi holding dan bahkan mungkin someday in the future hanya ada satu pelabuhan Indonesia, Pelindo Incorporated yang mengelola Sabang sampai Merauke. Tapi tentu ada region-region lainnya," terang Elvyn.

Terpisah, juru bicara Kementerian BUMN Arya Sinulingga menyampaikan, rencana holding Pelindo masih dalam tahap pembahasan. "Jadi holding Pelindo masih dikaji, apakah holding digabung semua atau per lokasi masih dikaji," lengkap Arya.



Sumber: Suara Pembaruan