EXPAND Indonesia Ajak Startup Malaysia Menjelajah Peluang Bisnis Tanah Air

EXPAND Indonesia Ajak Startup Malaysia Menjelajah Peluang Bisnis Tanah Air
Para perwakilan dari startup-startup Malaysia yang akan mengikuti rangkaian EXPAND Indonesia, Senin. (25/11) ( Foto: Beritasatu.com / Jayanty Nada Shofa )
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 25 November 2019 | 13:09 WIB

JAKARTA, Beritasatu.com - Pada program EXPAND Indonesia ke-5, Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC) bersama Ydigital mengajak tujuh startup asal Malaysia untuk menjelajah peluang bisnis di Indonesia.

Sonicboom

Desiree Chow, Head of Partnerships and Communications Sonicboom, ingin memperluas sistem cashless di Indonesia dengan all-in-one Open Payment terminal. (25/11) (Beritasatu.com / Jayanty Nada Shofa)

Diperkenalkan pada Senin (25/11) di Satrio Tower, Jakarta, para startup yang bergabung terjun di berbagai kategori produk digital seperti manajemen keperluan kondominium, parkir maupun sistem cashless. Di antaranya adalah Accendo, Eco Community, NexPlatform, Supplykart, Parkit, Sonicboom maupun Subhome Management. Ketujuh startup ini akan membahas iklim bisnis Indonesia guna mempersiapkan startup ini untuk bersaing.

KB Lim

Managing Director Eco Community K B Lim memperkenalkan platformnya yang dapat memperlancar keperluan urusan kondominium. (25/11) (Beritasatu.com / Jayanty Nada Shofa)

"Selain karena populasi, saya tertarik dengan pasar Indonesia karena Indonesia-Malaysia memiliki kemiripan dalam budaya maupun berperilaku. Bahasa kita serupa. Tak hanya itu, saya menyadari tingginya jumlah kondominium di Jakarta, sehingga memberikan peluang bagi Eco Community," ujar Managing Director Eco Community KB Lim.

Selama seminggu nanti, startup ini akan menghadiri pertemuan bersama perusahaan venture capital seperti Kejora Ventures dan Monk's Hill Ventures, serta partner dari perusahaan properti dan teknologi. Tak hanya itu, mereka juga akan mempelajari regulasi-regulasi yang berkaitan dengan perjalanan startup mereka.

Adapun penyelenggaraan EXPAND Indonesia ke-5 ini tidak hanya untuk mengembangkan perekonomian, tetapi juga mempererat hubungan antara Indonesia-Malaysia.

"Membangun hubungan yang baik antar negara sangat penting. Karenanya, kami sangat senang diberikan kesempatan untuk menyelenggarakan serta menjadi tuan rumah untuk memberikan sumber daya dan koneksi yang dibutuhkan. Meskipun program ini berakhir dalam satu minggu, pintu kami akan selalu terbuka karena kami berharap dapat melanjutkan kerjasama kami dengan Malaysia dan perusahaan-perusahaannya yang hebat," ungkap Peter Haarmark, CEO Ydigital Group.

Tak hanya itu, Keasavan Hari Krishnan selaku Market Management Lead Growth Ecosystem Development dari MDEC menganggap inisiatif lintas perbatasan ini dapat menjadi pemantik ekosistem komunitas startup di Asia Tenggara yang inovatif.



Sumber: BeritaSatu.com