Industri Content Provider Lokal Perlu Didorong

Industri Content Provider Lokal Perlu Didorong
Ilustrasi jaringan telekomunikasi. ( Foto: Dok. Indosat Ooredoo )
/ WBP Rabu, 27 November 2019 | 16:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Industri content provider (CP), dan value added service (VAS) lokal perlu didorong, sehingga menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Saya pikir kesempatan yang sama harus diberikan. Bahkan, harusnya pemain lokal diberi kesempatan lebih," kata Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi, saat dihubungi media Rabu (27/11/2019).

Heru menambahkan, para pemain lokal tidak kalah, dan memiliki kemampuan setara. Bahkan bisa lebih inovatif dan lebih menyesuaikan perkembangan karena mampu melihat pasar dan kebutuhan konsumen di dalam negeri. "Secara ide layanan mampu, bisa meniru dan mengembangkannya lebih baik, sehingga produk atau layanan lokal selalu diharapkan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tandas Heru Sutadi.

Disinggung ada temuan bahwa pemain lokal sering dipinggirkan, menurut Heru, hal itu sering terjadi, dengan alasan merujuk induk pemilik usaha. Namun, harusnya, ada keadilan dan kesempatan sama. "Ya banyak juga seperti itu. Seolah internal tapi bukan, hanya sudah kerja sama lewat perusahaan induk operator yang di luar biasanya," ucap Heru Sutadi.

Menurut Heru Sutadi, perlu ada kebijakan yang lebih jelas, agar pemain lokal bisa unjuk gigi di dalam negeri. Saat ini aturan itu belum ada, sehingga perlu disiapkan. Bahkan kalau perlu, diatur rinci porsi pemain lokal sekian persen, seperti yang sudah diterapkan di industri penyiaran. "Pemerintah regulator bisa menyiapkan aturannya," tegas Heru Sutadi.

Dihubungi terpisah, Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih memastikan, bisnis VAS masih potensial dikembangkan. Saat ini, kontribusi VAS di XL masih di bawah lima persen. "Selain untuk mendorong revenue juga untuk memberikan kenyamanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini terkait konten digital. Sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap XL," ucap Axiata Tri Wahyuningsih.

Tri memastikan, XL Axiata mendukung perkembangan ekosistem industri digital dan kreatif di Indonesia, termasuk membuka kesempatan bekerja sama dengan para content creator termasuk content creator lokal misalnya melalui kerja sama SMS premium, aplikasi, ring back tone, dan lain-lain.

Saat ini produk content provider berbagai macam mulai dari video musik game dan masih banyak lagi. Produk pemain lokal tidak kalah bersaing dengan pemain asing sehingga layak untuk mendapatkan kesempatan bisnis yang sama.



Sumber: BeritaSatu.com