Erick: Saya Tak Mau BUMN Digerogoti

Erick: Saya Tak Mau BUMN Digerogoti
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Senin, 2 Desember 2019 | 20:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan dirinya tak rela jika ada oknum-oknum yang berusaha menggerogoti BUMN melalui pembentukan anak perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Erick saat rapat kerja perdana dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2019).

“Saya tidak mau juga perusahaan-perusahaan BUMN yang notabene masih sehat ke depannya justru tergerogoti oleh oknum. Saya tidak bicara direksi, tapi oknum yang sengaja menggerogoti perusahaan yang sehat-sehat itu,” tegas Erick.

Erick memberikan contoh anak perusahaan PT Krakatau Steel Indonesia yang jumlahnya puluhan.

"Contoh Krakatau Steel, dengan utang hampir Rp 40 triliun, Krakatau Steel punya 60 anak perusahaan. Kalau bapak ibu tanya saya, bisa nggak me-review Krakatau Steel dalam waktu seminggu, saya angkat tangan, karena jumlahnya 60 (anak perusahaan)," kata Erick.

Karena itu, kata Erick, ia bakal menyetop anak dan cucu perusahaan BUMN jika tidak jelas peruntukannya.

"Saya tidak akan setop mereka buat anak perusahaan, tetapi kalau alasannya tidak jelas harus saya setop," ujar Erick.

Untuk itu Erick akan menerbitkan Peraturan Menteri BUMN yang intinya untuk memperketat pembentukan anak dan cucu BUMN.

"Kita juga akan keluarkan Permen yang tidak lain pembentukan anak perusahaan atau cucu-cucu perusahaan harus ada alasannya," ucap Erick.



Sumber: BeritaSatu TV