Akan Rombak BUMN, PDIP: Menteri Belum Mengerti Persoalan

Akan Rombak BUMN, PDIP: Menteri Belum Mengerti Persoalan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ( Foto: Beritasatu TV )
Hotman Siregar / RSAT Selasa, 3 Desember 2019 | 18:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto menilai Menteri BUMN Erick Thohir belum memahami akar permasalahan secara komprehensif dan terintegrasi di perusahaan-perusahaan milik negara. Darmadi menilai Menteri BUMN perlu  waktu tambahan agar lebih memahami persoalan di tubuh kementerian yang dipimpinnya saat ini.

Pandangan itu dikemukakan Darmadi menanggapi rencana Erick Thohir yang akan melakukan perombakan di BUMN saat Raker dengan Komisi VI DPR-RI, Senin (2/11/2019).

"Kita setuju perombakan, tapi harus dihitung baik-baik cost and benefit-nya. Perombakan yang dibutuhkan adalah perombakan komprehensif dan terintegrasi. Perombokan yang memperkuat BUMN dan meningkatkan daya saing," ujar Bendahara Megawati Institute di Jakarta, Selasa (3/11/2019).

Menurut politikus PDIP itu, pidato Menteri Erick di DPR mencerminkan belum adanya langkah strategis yang bisa mengangkat BUMN ke depan.

"Hanya sebatas langkah-langkah taktis yang perlu diuji konsepnya," ucap Legislator dari dapil DKI Jakarta III itu.

Ia menegaskan, melakukan perombakan di BUMN tak cukup hanya sebatas retorika, akan tetapi perlu langkah konkret berupa perbaikan sistem.

"Tanpa perubahan UU BUMN, BUMN tidak akan bisa mempunyai daya saing tinggi dan bisa bersaing di tingkat global. Omong kosong memperbaiki BUMN tanpa merevisi UU BUMN," katanya.

Ia menilai jika mengandalkan PP dan lain-lain tidak akan efektif. Banyak pasal di UU BUMN yang sudah tidak "update", serta bisa menghambat perkembangan BUMN.

"Intinya kita desak kementerian BUMN bersama DPR segera selesaikan revisi UU BUMN," tegasnya.



Sumber: Suara Pembaruan