Sido Muncul Raih Penghargaan Emiten Terbaik Sektor Konsumer

Sido Muncul Raih Penghargaan Emiten Terbaik Sektor Konsumer
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) sabet penghargaan The Best Public Company Consumer Goods Sector atau Emiten Terbaik di Sektor Konsumer dalam CNBC Indonesia Award 2019, Rabu (4/12/2019) malam. ( Foto: Beritasatu Photo / Lona Olavia )
Lona Olavia / WBP Kamis, 5 Desember 2019 | 11:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) meraih penghargaan The Best Public Company Consumer Goods Sector atau Emiten Terbaik di Sektor Konsumer dalam CNBC Indonesia Award 2019, Rabu (4/12/2019) malam.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan, kunci sukses utama perusahaan adalah menjaga kepercayaan yang diberikan konsumen. "Tidak mudah untuk perusahaan jamu, herbal terus bertahan hingga sekarang. Tapi itu salah satu yang menjadikan kami menjadi seperti sekarang karena kepercayaan konsumen tinggi," kata Irwan Hidayat di Jakarta, Rabu (4/12/2019) malam.

Irwan Hidayat mengatakan, untuk membuat konsumen percaya banyak hal yang dilakukan seperti menjamin semua produk berdasarkan kajian ilmiah, hingga menaati peraturan pemerintah. "Kami sebagai perusahaan publik juga tidak pernah merekayasa," ungkap Irwan Hidayat.

Selain itu, perseroan juga dituntut kreatif mengikuti apa yang diinginkan pasar. Salah satunya suplemen makanan herbal (food supplement) yang diluncurkan akhir tahun ini. Tak hanya menyasar pasar Indonesia, suplemen herbal ini juga akan secara bertahap diekspor ke luar negeri seperti Asia Tenggara, Australia, Eropa, hingga Amerika Serikat.

"Kami akan buat food supplement yang dari herbal, seperti kunyit, kulit manggis, kulit sirsak, temulawak, vitamin C, vitamin D3, VCO, Q10, omega 3. Kami juga akan masukkan ke pasar global. Untuk ini sudah kami siapkan research and developmentnya selama dua tahun," kata Irwan Hidayat.

Ia menambahkan, agar sukses menembus pasar global, produk suplemen tersebut harus disukai dahulu di konsumen lokal, lalu bangun kepercayaan, dan pabriknya juga harus scientific.

Saat ini, Sido Muncul memiliki tiga segmen bisnis yang membuat perusahaan terdiversifikasi dengan baik yaitu herbal dan suplemen, makanan dan minuman, serta farmasi. Pada tahun depan perseroan mematok target pertumbuhan pendapatan di kisaran 10 persen-15 persen.

Adapun ada tujuh penilaian yang mengantarkan Sido Muncul mendapatkan penghargaan emiten terbaik di sektor konsumer. Pertama, Sido Muncul dinilai dapat menghadapi tekanan pemain lain dan penjualannya bisa tumbuh sebesar double digit pada sembilan bulan pertama di 2019. Kedua, per kuartal III-2019 Sido Muncul mencapai penjualan Rp 2,1 triliun, naik hingga 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ketiga, harga pokok penjualan hanya naik sebesar 1 persen. Hal ini mendorong gross profit margin perusahaan naik menjadi 54 persen per kuartal III-2019, dari 51 persen. Sementara, net profit margin naik menjadi 27 persen dari sebelumnya 25 persen.

Keempat, laba bersih Sido Muncul pada kuartal III-2019 Rp 578 miliar atau naik 21 persen secara tahunan. Kelima, segmen herbal & suplemen berkontribusi sebesar 67 persen terhadap total penjualan perusahaan, segmen makanan & minuman berkontribusi 29 persen dan farmasi berkontribusi 4 persen. Keenam, penetrasi ke pasar ekspor terus ditingkatkan. Ketujuh, Sido Muncul menembus beberapa pasar baru di kawasan Asia Tenggara.



Sumber: Suara Pembaruan