PSI Dukung Erick Thohir Larang BUMN Bagi Suvenir

PSI Dukung Erick Thohir Larang BUMN Bagi Suvenir
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi. ( Foto: Istimewa )
Yustinus Paat / AMA Senin, 9 Desember 2019 | 12:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung kebijakan Menteri BUMN Erick Thohir melarang para pejabat BUMN membagi-bagikan suvenir dalam setiap Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). PSI menilai, larang tersebut tepat dan sesuai dengan semangat efisiensi dan good corporate governace.

“Langkah Menteri Erick layak diapresiasi. Semangat efisiensi dan good corporate governace yang melandasi keputusan itu tepat waktu di tengah ide membenahi semua BUMN kita,” kata Juru Bicara PSI, Dedek Prayudi, kepada Beritasatu.com di Jakarta Senin (9/12/2019.

Dedek mengingatkan, pemberian suvenir berangkat dari niat untuk melayani para pejabat kementerian terkait. Menurut dia, budaya tersebut harus diubah.

“Para pejabat kementerian sudah menerima pendapatan yang memadai. Sudah selayaknya mereka bekerja dengan baik, tidak perlu lagi dimotivasi dengan suvenir dan hal-hal sejenis,” ujar Dedek.

Urgensi keputusan ini makin terlihat untuk BUMN-BUMN yang masih berkinerja kurang baik. “Manajemen BUMN mesti ketat bersikap untuk tidak mengeluarkan biaya yang tidak perlu, seperti membagi suvenir saat RUPS. Menteri Erick telah membantu mereka,” lanjut peraih master dari Stockholm University, Swedia, tersebut.

Larangan pemberian suvenir tertuang dalam salinan surat edaran Menteri BUMN Nomor SE-8/MBU/12/2019 tentang Larangan Memberikan Suvenir atau Sejenisnya. Surat edaran tersebut ditujukan kepada Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN.

"Maksud dan tujuan penerbitan surat edaran ini adalah untuk efisiensi dan perwujudan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) pada Persero dan Perum," bunyi isi surat edaran larangan pemberian suvenir itu.



Sumber: BeritaSatu.com