BGR Logistics Revitalisasi Gudang Divre Medan dan Lampung

BGR Logistics Revitalisasi Gudang Divre Medan dan Lampung
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, bersama Direktur Utama BGR Logistics, M Kuncoro Wibowo, saat prosesi peletakan batu pertama revitalisasi gudang semi factory di Divre Medan, Senin (9/12/2019). ( Foto: Beritasatu.com / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 9 Desember 2019 | 17:01 WIB

Medan, Beritasatu.com - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), atau BGR Logistics yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jasa logistik di Indonesia, menggelar prosesi peletakan batu pertama (ground breaking) revitalisasi gudang semi factory di Divre Medan dan Divre Lampung.

Transformasi BGR Logistics Diganjar Penghargaan

Direktur Utama BGR Logistics, M Kuncoro Wibowo mengatakan, revitalisasi gudang Payapasir di Medan sejumlah 8 gudang, dengan luas masing-masing 1.650 meter persegi (m2). Setelah direvitalisasi, menjadi unit pengantongan pupuk seluas 22.927 m2 dengan rata-rata kapasitas produksi pengantongan pupuk mencapai 5.000 metrik ton (MT) per hari.

Sedangkan untuk revitalisasi gudang Srengsem di Divre Lampung, yang semula mempunyai luasan 11.840 m2, setelah direvitalisasi menjadi 16.640 m2 dengan kapasitas produksi pengantongan pupuk mencapai 8.000 MT per hari.

"Proses revitalisasi yang dilakukan BGR Logistics bersinergi dengan PT Nindya Karya (Persero), PT Virama Karya (Persero), dan PT Indra Karya (Persero)," kata Kuncoro di Medan, Senin (9/12/2019).

BGR Logistics Gandeng Grab

Kuncoro menambahkan, pembangunan ini dilakukan untuk efisiensi biaya dan sebagai upaya peningkatan service level kepada para pelanggan pupuk, yang telah 42 tahun menjadi konsumen setia BGR Logistics.

"Kecepatan, ketepatan dan keamanan dalam pengelolaan pupuk curah menjadi prioritas perusahaan dengan implementasi teknologi informasi (TI), yaitu Warehouse Integrated Application (WINA) dan Fleets Integrated and Order Application (FIONA) yang dimiliki BGR Logistics sebagai manajemen pergudangan dan monitoring armada dalam sebuah sistem,” pungkas Kuncoro.



Sumber: BeritaSatu.com