Aplikasi DigKontrol Percepat Bisnis Proses Industri Logistik

Aplikasi DigKontrol Percepat Bisnis Proses Industri Logistik
PT Fitlogindo Mega Tama meluncurkan aplikasi digital, DigKontrol, yang mengakselerasi secara digital tiga fungsi utama industri logistik, yakni fungsi admin, teknisi, dan sopir, di Jakarta, Rabu (18/12/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat)
Lona Olavia / FER Rabu, 18 Desember 2019 | 16:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Fitlogindo Mega Tama selaku pengembang aplikasi digital, DigKontrol mengakselerasi secara digital tiga fungsi utama industri logistik, yakni fungsi admin, teknisi, dan sopir.

Arus Barang di Pelabuhan JIIPE Naik 16,7%

CEO PT Fitlogindo Mega Tama, Marlina, mengatakan, aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan bisnis proses industri logistik. Pasalnya, masih banyak pelaku industri logistik yang lebih fokus pada pencapaian target, tetapi lupa akan transformasi digital. Padahal, transformasi digital dapat mengoptimalkan bisnis proses dan menawarkan efisiensi dan efektifitas.

"Aplikasi ini baru diluncurkan September 2019 dan hingga akhir tahun ini kami fokus pada awareness pelaku industri bahwa ada aplikasi digital yang fokus membantu bisnis proses armada logistik mereka. Nanti di 2020 kami mulai menjual dengan target 7.000 pengguna aplikasi," ucap Marlina di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

Marlina menjelaskan, efisiensi yang dimaksud pihaknya seperti laporan konsumsi bensin, biaya perjalanan armada yang dapat diketahui secara real time dibanding dengan omzet yang ditargetkan.

103 Kawasan Industri Siap Tarik Dana Investasi

"Sangat efektif, karena ini dapat menghindari truk kembali dalam keadaan kosong yang diatasi dengan digital. Sering juga terjadi kasus order minimal, tetapi biayanya mahal, ini bisa langsung dipangkas. Tanpa menunggu data terkumpul, biaya bisa diketahui lebih cepat, dan pada akhirnya omzet sudah bisa dikejar lebih cepat," tuturnya.

Marlina mengatakan, aplikasi ini juga menawarkan solusi untuk optimalisasi cash manajemen, maintanance manajemen, fleet manajemen, hingga driver manajemen.

"Kita capture bisnis proses, lalu ada fungsi prefentif yang lebih tinggi. Kita memberikan reminder terhadap beberapa aspek yang bisa langsung dilakukan klien. Melalui DigKontrol, secara digital kita membantu 10 laporan dalam mengoptimalisasi operasional armada. Ini mengurangi paper base system," imbuhnya.

Adapun di tahun 2020 nanti, lanjut Marlina, DigKontrol akan menghadirkan dua inovasi fitur baru untuk mendukung industri logistik. "Fitur baru nanti tahun depan untuk biaya manajemen termasuk kelebihan muatan atau over loading, terkait regulasi pemerintah," tandas Marlina.

Untuk tahap awal, aplikasi DigKontrol dapat diakses pengguna secara free trial selama satu bulan untuk beberapa armada. Setelah masa free trial sebulan, maka untuk penggunaan selanjutnya dikenakan biaya Rp 79.000 per bulan per user di mana dibayarkan per 3 bulan.



Sumber: Suara Pembaruan